. Darma Purba Buat Truk Pembuang Sampah ke Danau Toba Viral | BeritaSimalungun
Home » , , , , , » Darma Purba Buat Truk Pembuang Sampah ke Danau Toba Viral

Darma Purba Buat Truk Pembuang Sampah ke Danau Toba Viral

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 25 June 2019 | 23:19

Tumpukan sampah yang dibuang ke Danau Toba mendadak viral di media sosial. Tumpukan sampah itu sengaja dibuang ke Danau Toba, tepatnya di daerah Tangga Batu, Batu Dua, Kecamatan Horison Haranggaol, Selasa (25/6/2019).FB darma Purba
Beritasimalungun-Foto dan video tumpukan sampah yang dibuang ke Danau Toba mendadak viral di media sosial. Tumpukan sampah itu sengaja dibuang ke Danau Toba, tepatnya di daerah Tangga Batu, Batu Dua, Kecamatan Horison Haranggaol, Selasa (25/6/2019).

Seorang warga bernama Darma Purba menjelaskan truk pengangkut sampah berlogo Pemerintah Kabupaten Simalungun membuang sampah langsung ke Danau Toba.

Darma mengatakan, dalam sampah itu bersumber dari warga Haranggaol yang sebulan tidak diangkut. 

"Hari ini Selasa 25 Juni pukul 11.00 WIB siang truk pengangkut sampah berlogo Pemkab Simalungun Sumatera Utara melakukan open dumping membuang sampah langsung ke Danau Toba Tanggabatu, Batu Dua, Kecamatan Horisan Haranggaol," tulis Darma Purba.

"Sampah dalam karung berasal dari sampah rumah tangga warga Haranggaol yang sudah hampir sebulan tidak diangkut. Mengotori Danau Toba,"ujar Darma pada linimasa facebooknya.

Camat Haranggaol Sabolas Pasaribu mengakui pembuangan sampah ke Danau Toba itu.

Menurutnya, itu dilakukan karena truk yang biasanya mengangkut sampah ke penampungan di Kecamatan Purba tidak datang.

"Sekali ini aja itu. Enggak masuk truk sampah dari Kecamatan Purba. Bukan aku yang nyuruh itu," katanya. 

Pasaribu mengatakan selama ini sampah dari Haranggaol diangkut dan dibuang ke Kecamatan Purba. Program Pemerintah Jokowi yang ingin mengangkat pariwisata di Danau Toba, nampaknya belum didukung aparat di daerah.

Sebuah foto yang menunjukkan aktivitas truk pengangkut sampah Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemerintah Kabupaten Simalungun menimbulkan gelombang kemarahan.

Truk kuning itu nampak melimpahkan sampahnya ke pinggir Danau Toba. Informasi yang dikumpulkan di lokasi pembuangan sampah itu di Desa Tanggabatu, Haranggaol.

"Panagolanku (keponakan) yang seumur jagung saja sudah tahu kemana harus membuang sampah...sementara petugas Dinas Kebersihan Pemkab Simalungun yg sudah bau tanah itu masih saja tidak tahu tempat pembuangan sampah.  Malu kalian sikit sama HABONARAN DO BONA yg terpampang di pintu mobil kalian itu," tulis akun Facebook Darma Purba yang mengunggah foto itu.

Rangkaian foto buang sampah sembarangan ini memancing kemarahan warga. Beberapa di antaraya bahkan menganjurkan agar perbuatan ini dilaporkan ke penegak hukum.

Martua S: Capek-capek primosi lake Toba Nauli ke luar negeri, tapi orang buang sampah sembarangan di Danau Toba

Hary Irawan: Tolong aparat pemerintah di tindak lanjuti, jangan rusak kan lingkungan Danau Toba kami,,,khusus nya Pematangsiantar dan Simslungun.


Binsar Siregar: BPLHD Prov SUMUT jangan tutup mata, ini kejahatan Lingkungan.

Setelah foto ini menjadi viral, muncul foto yang menunjukkan respon pemerintah setempat. Ternyata ada selembar karton peringatan agar tidak membuang sampah di pinggir Danau Toba dengan tandatangan Lurah Haranggaol.

"Jadi enggak mungkin juga. Jauh. Bulan ini kita enggak terlayani. Biasanya dibuang ke Purba. Jadi, karena truk enggak masuk, dibuang ke situ sementara. Sedikitnya itu,"katanya.

Ia pun berjanji akan mengangkut kembali sampah itu dan membakarnya. "Kami sarankan nanti untuk dibakar," pungkasnya.

Kasus pembuangan sampah ke Danau Toba di Haranggaol bukan lah yang pertama. (*)
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.