}); Dicari Bupati Simalungun yang Mau Membangun Jalan Lingkar Danau Toba-Bage-Hutaimbaru | BeritaSimalungun
Home » , , , , , , » Dicari Bupati Simalungun yang Mau Membangun Jalan Lingkar Danau Toba-Bage-Hutaimbaru

Dicari Bupati Simalungun yang Mau Membangun Jalan Lingkar Danau Toba-Bage-Hutaimbaru

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 25 June 2019 | 23:03

Saya (Asenk Lee Saragih) bersama adek Lamhot Parulian Saragih Manihuruk, dengan menggunakan sepeda motor melintasi jalan lingkar Danau Toba antar Dusun Hutaimbaru-Tongging, Sabtu (22/6/2019). Foto Dokpri.
Hutaimbaru-Sudah lima periode pergantian Bupati Simalungun, kondisi jalan lingkar Danau Toba dari batas Tongging-Sibolangit, Kabupaten Karo dengan Bage-Simpang Bage-Dolok Maria-Baluhut-Soping Sabah, Soping Bolak-Hutaimbaru, Kecamatan Pamatang Silimahuta, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara masih saja hancur. Tak satupun Bupati Simalungun dari 5 periode itu yang peduli terhadap kondisi jalan tersebut.

Saya selaku warga asal Dusun Hutaimbaru, Nagori Sibangun Mariah, Kecamatan Silimahuta, Kabupaten Simalungun yang tinggal di Kota Jambi, pada Jumat 21 Juni 2019 singgah ke kampung halaman usai acara peliputan Penguburan Jenazah St RK Purba Pakpak di Hinalang, Kecamatan Purba, Simalungun, Kamis (20/6/2019). 

Saya bersama adek Lamhot Parulian Saragih Manihuruk, dengan menggunakan sepeda motor melintasi jalan lingkar Danau Toba antar Dusun Hutaimbaru-Tongging, Sabtu (22/6/2019).

Sepanjang jalan dari Dusun Hutaimbaru-Bage-Sibolangit batas Tanah Kabupaten Karo-Simalungun setidaknya tak ada ditemukan jalan beraspal. Namun masih bisa dilalui oleh mobil dan sepeda motor.   
   
Dalam perjalanan naik sepeda motor itu, setidaknya adek saya Lamhot Saragih Manihuruk turun dari sepeda motor karena takut jatuh melintasi jalan rusak parah berboncengan. 

“Turunlah aku bang, biar bisa nanjak sepeda motor ini. Ada empat titik tanjakan sepanjang masing-masing 30 meter yang jalannya rusak parah. Setiap kenderaan yang melintas kerap penumpangnya turun karena batu-batu sebesar kelapa berserah tak beraturan di jalan. Hal ini bisa membuat pengendara jatuh,” ujar Lamhot Manihuruk.

Lamhot pun turun, dan saya mengendarai sepeda motor dengan pelan-pelan dalam kondisi waspada terjatuh. Sepanjang perjalanan harus menahan nafas karena kondisi jalan yang rusak parah.

Setelah menempuh perjalanan hampir 1,5 Jam, Saya dan Lamhot Manihuruk tiba di Simpang Situnggaling. Saat melewati jalan Pea-Tongging, jalan tampak mulus beraspal, tak seperti jalan lingkar Danau Toba di Kabupaten Simalungun, Desa Bage-Haranggaol-Tigaras- hingga Parapat. 
Ibunda Anta Br Damanik, melihat anaknya berangkat meninggalkan kampung halaman, Sabtu 22 Juni 2019.
Pilkada Kabupaten Simalungun akan dilaksanakan September 2020 mendatang. Rakyat Simalungun, khususnya yang tinggal di sepanjang jalan lingkar Danau Toba berharap agar Bupati Simalungun terpilih kelak mau dan iklas membangun jalan lingkar Danau Toba di Simalungun tersebut. Semoga. (Asenk Lee Saragih)  
 



















Saya (Asenk Lee Saragih) bersama adek Lamhot Parulian Saragih Manihuruk, dengan menggunakan sepeda motor melintasi jalan lingkar Danau Toba antar Dusun Hutaimbaru-Tongging, Sabtu (22/6/2019). Foto Dokpri.



 
Share this article :

Post a Comment