. Gubernur Sumut Panen Bawang Merah di Rumah Liang | BeritaSimalungun
Home » , , » Gubernur Sumut Panen Bawang Merah di Rumah Liang

Gubernur Sumut Panen Bawang Merah di Rumah Liang

Written By Beritasimalungun on Friday, 19 July 2019 | 09:07

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi ikut memanen bawang merah saat melakukan kunjungan di Desa Liang, Kabupaten Deli Serdang, Rabu, 17 Juli 2019. ( Foto: Istimewa)
Beritasimalungun, Deli Serdang- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan menjadikan Desa Liang (Rumah Liang) Pematang, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu, sebagai sentra penanaman bawang merah di Sumut.

"Kondisi tanah di Rumah Liang ini sangat subur dan sangat mendukung untuk pengembangan bawang merah," ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat melakukan panen raya bawang merah bersama petani di Desa Liang, Rabu (17/7/2019) petang.

Dalam kunjungan itu, Edy Rahmayadi didampingi Wakil Bupati Deliserdang, M Ali Yusuf Siregar, Pelaksana Harian Kabid Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sumut Bahruddin Siregar MM, dan Kabid Sarana Prasarana Dinas TPH Provinsi Sumut Jonni Akim Purba.

Gubernur Sumut juga menyerahkan bantuan kepada petani berupa satu unit hand tractor, lima unit hand sprayer, dan 100 kg bibit bawang merah. Bantuan ini sebagai wujud perhatian pemerintah untuk peningkatan kesejahteraan petani.

Sebelumnya, Gubernur Sumut menghibahkan lahan pertanian seluas 2 hektare untuk ditanami bawang merah, tiga ruang kelas baru, 38 unit komputer beserta servernya kepada SMKN 1 Binaan STM Hulu.

"Bantuan itu diharapkan dapat dimanfaatkan para pelajar, sehingga bisa membantu masyarakat mengembangkan pertanian Sumut, khususnya di STM Hulu," jelasnya.

Mantan Pangkostrad ini juga meminta pemerintah kabupaten maupun dinas tanaman pangan dan holtikultura untuk melakukan pembinaan terhadap para petani. Sehingga, hasil panen dari petani bawang merah semakin meningkat.

"Diperlukan pembinaan petani, peningkatan produktivitas lahan dan peralatan pendukung yang memadai serta pembentukan koperasi. Nantinya, petani bisa mendapatkan modal usaha tani dari koperasi dan tidak lagi bergantung kepada tengkulak," jelasnya.

Menurut Edy Rahmayadi, di setiap sentra pertanian seperti ini selalu ada predator, tengkulak-tengkulak, yang selalu menyusahkan perani saja.

 "Bayangkan ada petani harus kehilangan tanahnya karena terlilit hutang tengkulak. Kita akan dirikan koperasi biar petani-petani kita terbantu, biar mereka tak berhubungan dengan predator-predator itu,” sebutnya.

Gubernur juga mengimbau kabupaten/kota di Sumut terus mengembangkan potensi daerahnya. Kecamatan STM Hulu misalnya, selama ini kesohor dengan tanaman salak dan ke depan bertambah menjadi sentra pertanaman bawang merah. Begitu juga dengan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dengan kopinya dan Tanah Karo dengan sayur-mayur seperti tomat, kol dan tanaman lainnya.

"Kemarin saya ke Batubara, mereka menanam cabai merah dalam skala besar. Potensi-potensi ini harus terus kita kembangkan untuk memajukan masyarakat Sumatera Utara,” ujarnya.

Di lahan pertanaman bawang merah itu, Gubsu sempat berdialog dengan sejumlah petani yang sejak siang telah menanti kehadirannya. 

"Lahan yang dipanen ini milik saya pak," ujar Bahagia Tarigan yang juga Kepala Desa Rumah Liang, saat Gubernur menanyakan pemilik areal pertanaman bawang itu. Edy juga telihat serius mendengarkan penjelasan seputar budidaya bawang dari petani setempat.

"Lahan dengan ketinggian 800 an meter di atas permukaan laut ini sangat cocok bila ditanam bawang merah," papar Bahagia Tarigan. Bahagia mengklaim tidak sedikit lahan di kawasan STM Hulu yang bisa dimanfaatkan untuk pertanaman bawang merah.(*)


Sumber: Suara Pembaruan
 
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.