. Jahe Simalungun Disukai Luar Negeri | BeritaSimalungun
Home » , » Jahe Simalungun Disukai Luar Negeri

Jahe Simalungun Disukai Luar Negeri

Written By Beritasimalungun on Monday, 15 July 2019 | 18:40

Jahe Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun disukai luar negeri, karena ukurannya yang besar dan rasanya pedas. (istimewa)
Beritasimalungun-Ekspor jahe Sumatera Utara ke sejumlah negara, terus mengalami pertumbuhan, baik dari segi volume maupun nilai ekspornya. Apalagi negara pengimpor lebih menyukai jahe Sumut, terutama dari Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, karena ukurannya besar dan pedas.

Hal itu dikemukakan Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Belawan, Hasrul kepada medanbisnisdaily.com, Senin (15/7/2019).

Disebutkannya, sejak Januari hingga pertengahan Juli 2019, ekspor jahe Sumut dari Pelabuhan Belawan sudah sembilan kali pengiriman dengan total volume ekspor sebanyak 1.821.240 kg atau 1.821,24 ton dengan nilai ekspor berkisar Rp 5.285.766.663.

Sementara di periode yang sama tahun 2018, nilai ekspor jahe asal Sumut hanya berkisar Rp 4.490.380. Tetapi sepanjang tahun 2018, volume ekspor jahe melejit hingga 16 kali pengiriman dengan total volume ekspor sebanyak 1.306,346 ton.

“Dari volume ekspor itu, nilai barang yang diperoleh berkisar Rp 31.238.651.898,” ungkapnya.

Dikatakannya, jahe yang diekspor melalui BBKP Belawan berasal dari Kabupaten Simalungun yang tersebar di 11 kecamatan, namun penghasil terbesar ada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Dolok Pardamean dan Silau Kahean.

Hasrul menyebutkan, adapun negara tujuan ekspor jahe asal Sumut itu, antara lain, Jepang, Thailand, Malaysia, Singapura dan Pakistan. "Di negara tujuan, jahe tersebut digunakan sebagai bahan baku untuk herbal, permen dan bumbu dapur, sebutnya.

Disebutkan, negara pengimpor sangat menyukai jahe asal Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun dan kecamatan lainnya, karena selain ukurannya yang besar juga rasanya yang pedas.(BS-Timbul)
 
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.