. Jokowi dan Iriana Seruput Kopi di Humbahas | BeritaSimalungun
Home » , , , » Jokowi dan Iriana Seruput Kopi di Humbahas

Jokowi dan Iriana Seruput Kopi di Humbahas

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 30 July 2019 | 07:05

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana di Desa Parulohan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, 29 Juli 2019. ( Foto: @Jokowi )

Beritasimalungun, Humbang Hasundutan- Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyeruput kopi asal Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), yang pasarnya ternyata sudah menembus Eropa, di sela kunjungan Senin (29/7/2019).

Kopi yang dinikmati Presiden dan Ibu Negara ini dikenal dengan nama Tobodo. Nama kopi ini sesuai dengan asalnya yang menggunakan bahasa Batak. Tabodo memiliki arti minuman yang sangat enak dan nikmat.

Dalam kunjungan sore itu, Presiden didampingi Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Kedatangan Jokowi disambut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I Bukit Barisan Mayjend TNI Sabrar Fadhillah, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor dan pejabat utama lainnya.

Presiden dengan Ibu Negara mengaku menikmati kopi asal Kabupaten Humbahas tersebut. Selain itu, rombongan menteri maupun pejabat daerah juga turut mencicipi kopi yang sudah mendunia itu.

Menurut Kepala Sub Bagian Imim Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Humbahas, Hordarnim Purba, kopi yang diminum Presiden merupakan khas asal Kecamatan Polung, Kabupaten Humbahas.

"Keistimewaan dari kopi ini memiliki cita rasa karamel. Kopi ini ditanam dan tumbuh di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut. Kopi ini juga sudah pernah dibawa ke Paris dan Hawai. Kopi ini sudah menembus pasar Eropa," sebutnya.


Sumber: Suara Pembaruan
 
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.