. Danau Toba Perlu Terus Dibenahi | BeritaSimalungun
Home » , , » Danau Toba Perlu Terus Dibenahi

Danau Toba Perlu Terus Dibenahi

Written By Beritasimalungun on Monday, 18 November 2019 | 14:02

Danau Toba Perlu Terus Dibenahi
Presiden Joko Widodo menaruh harapan besar pada duet Wishnutama Kusubandio-Angela Tanoesoedibjo untuk memajukan industri pariwisata nasional. Selama lima tahun ke depan, pemerintah akan menggenjot industri pariwisata agar bisa menjadi penyumbang terbesar .
 
Medan, BS- Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata kebanggaan masyarakat Sumatera Utara (Sumut), masih perlu terus dibenahi. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata bersama pemerintah provinsi maupun kabupaten, sibuk melakukan pembangunan. Danau dengan luas 1.130 kilometer persegi ini kini menjadi salah satu destinasi super prioritas.

Pembangunan yang sedang berjalan untuk mendukung program pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin adalah melanjutkan pembangunan jalan tol Tebing Tinggi-Pematang Siantar-Parapat. Sebelumnya, pembangunan tol sudah selesai dari Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. Pembangunan tol ini bisa memangkas waktu perjalanan sepanjang 130 - 136 kilometer (km) dari Medan ke Parapat yang merupakan kawasan Danau Toba. Jika sebelumnya perjalanan bisa memakan waktu 6 sampai 8 jam, kini dapat ditempuh dengan perjalanan darat paling lama 2 jam.

Selain itu, Kementerian Perhubungan sudah membuka akses penerbangan dari luar negeri menuju Bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara. Pemerintah juga memberikan tambahan kapal serta menambah dermaga untuk mempermudah mengangkut masyarakat maupun wisatawan yang pergi maupun kembali lokasi pariwisata Danau Toba.

Masalah Lingkungan

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo menyampaikan masalah lingkungan, komunikasi yang lebih baik kepada masyarakat, maupun pembatasan tonase kendaraan, menjadi isu penting yang perlu dibahas dalam pengembangan wisata Danau Toba sebagai destinasi internasional. Masalah ini masih dibahas demi kenyamanan wisatawan yang datang.

Danau Toba harus ditata sebaik mungkin agar menampilkan suasana pariwisata. Penataan ini melibatkan semua pihak, termasuk peran serta masyarakat yang tinggal di sekitar Danau Toba.

"Jangan nanti tiba-tiba ada kendaraan berat yang melewati jalan pada jam-jam yang tidak tepat di lokasi pariwisata Danau Toba. Ini harus menjadi perhatian,” katanya.

Arie Prasetyo menargetkan kunjungan wisman ke Sumut meningkat menjadi 250.000 orang pada 2019. Jumlah tersebut akan meningkat menjadi 300.000 orang pada 2020

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi menyampaikan kunjungan wisman ke Sumut hingga September 2019, mengalami kenaikan 8,93 persen dibanding periode yang sama pada 2018 atau mencapai 191 302 orang. Hal tersebut, antara lain didorong meningkatnya wisatawan dari Taiwan, meski terjadi penurunan wisman dari Malaysia, Singapura, dan Tiongkok.

Kelas Dunia

Secara terpisah, tokoh masyarakat Sumut, Rustam Effendy Nainggolan mengatakan koordinasi lintas sektoral yang terintegrasi dibutuhkan untuk mewujudkan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata dunia. Pariwisata Danau Toba berpotensi membuka ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Koordinasi ini membutuhkan keterlibatan pemerintah di tujuh kabupaten yang memiliki Danau Toba, yakni Kabupaten Samosir, Simalungun, Humbang Hasundutan, Dairi, Tanah Karo, Toba Samosir dan Tapanuli Utara, bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov Sumut) maupun pusat," ujarnya.

Pemerintah kabupaten. Lanjutnya, harus memberikan dukungan terhadap BPOTD dan Badan Pengurus Geopark Kaldera Toba (BPGKT).

"Kolaborasi segenap pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk mendukung program pemerintah yang telah disampaikan Presiden Jokowi. Ini merupakan kesempatan dan peluang besar yang tidak boleh dianggap sepele. Jokowi menaruh perhatian sangat besar dalam promosi Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia," katanya.(*)


Sumber: Suara Pembaruan
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.