. Tiga Sapi Mati, Diduga Dimangsa Harimau | BeritaSimalungun
Home » , » Tiga Sapi Mati, Diduga Dimangsa Harimau

Tiga Sapi Mati, Diduga Dimangsa Harimau

Written By Beritasimalungun on Thursday, 28 November 2019 | 11:56

Warga Dusun Sipinsur, Desa Perkebunan Hapesong, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, dikagetkan dengan penemuan sapi ternak yang mati dengan kondisi tercabik-cabik. Diduga sapi-sapi itu dimangsa Harimau, Rabu (27/11/2019) siang. (Faseberita.id)
Beritasimalungun-Warga Dusun Sipinsur, Desa Perkebunan Hapesong, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, dikagetkan dengan penemuan sapi ternak yang mati dengan kondisi tercabik-cabik. Diduga sapi-sapi itu dimangsa Harimau, Rabu (27/11/2019) siang.

Jejak-jejak hewan lindung yang identik dengan belang itu, juga ditemukan tak jauh dari lokasi sapi ditemukan. Ada empat sapi, tiga berada di sekitaran perkebunan dusun itu dan satu ekor lagi belum ditemukan. Dari tiga sapi itu kondisinya tercabik dan satu sekarat.

Sapi yang hilang merupakan sapi jantan dewasa, sementara sapi yang mati merupakan sapi indukan dewasa dan seekor sapi anakan. Dan satu sapi lagi yang sekarat telah disembelih warga.

Keseluruhan sapi itu milik Sumadi (43) dan Sudir (38), warga setempat yang bekerja di PTPN III dan biasa membiarkan sapi-sapinya berada di kawasan perkebunan karet itu.

Polisi dan TNI dipimpin Kapolsek Batangtoru AKP DMZ Harahap dan Danramil 01/Batangtoru Kapten Czi Pahlawab sudah turun ke lokasi setelah mendapat laporan masyarakat.

Mereka juga masih menunggu pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) guna memastikan bukti-bukti jejak dan keamanan warga sekitar dan hewan lindung tersebut, bila dugaan itu benar agar tidak terjadi konflik dengan manusia.

"Kami lagi di lokasi, tim BKSDA baru tiba," Kapolsek Batangtoru AKP DMZ Harahap melaporkan kemarin siang.

Polisi dan TNI di lokasi penemuan bangkai sapi dan jejak harimau di Dusun Sipinsur, Desa Perkebunan Hapesong, Kecamatan Batangtoru, Tapsel, Rabu (27/11/2019) sore.(BS-Rel)

Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Pantau Simalungun

Pantau Simalungun
KLIK Benner Untuk Beritanya

Febri Saragih dan Keluarga

Febri Saragih dan Keluarga
KLIK Benner Untuk Beritanya

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.