. REKOR MURI BULANG SULAPPEI | BeritaSimalungun
Home » , , , , » REKOR MURI BULANG SULAPPEI

REKOR MURI BULANG SULAPPEI

Written By Beritasimalungun on Monday, 9 December 2019 | 18:42

Anita Martha Hutagalung (Oni) bersama Bupati Simlaungun di Parapat, Senin (9/12/2019). (Istimewa)
Parapat, BS-Puji syukur. Akhirnya tercipta Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) memakai Bulang Sulappei Simalungun terbanyak di dunia. Sebanyak 1.024 orang menurut hitungan Muri.

Rekor MURI diserahkan pada Gubernur Sumut, Pemerintah Propinsi atas Kepala Dinas Budaya Pariwisata sebagai pemrakarsa untuk mengangkat Bulang Sulappei.

Kemudian kepada Bupati Simalungun, Pemerintah Kabupaten Simalungun sebagai pemilik budaya dari Bulang Sulappei.

Terimakasih banyak buat ibu dr Ria Novida Telaumbanua yang sudah mengajak Oni ikut serta dalam kemeriahan pembukaan FDT.
 
 
Semoga FDT tahun mendatang, lebih baik lagi. Segala kritik dan saran hendaknya dapat menjadi pertimbangan.

Trus...Apa peran Oni di acara itu ?? Hanya sebagai supporter saja. Melihat ribuan orang marsulappei saja, hatiku sudah bahagia. Sudah cukuplah itu, dengan harapan semoga ada yang terinspirasi lalu buat ide apalah.

Sukakmulah situ ..Sekonyol apapun idemu, segilak apapun mimpimu, itu masih lebih baik. Dari pada nyinyirin orang, tambah bauk nafasmu. Oni memang begitu orangnya. (FB-Anita Martha Hutagalung) 
Dok Asenk Lee Saragih






Oni bersama Jeka Saragih.
Novita Metty Purba : Sebanyak 1024 orang kaum perempuan ikut memperagakan cara memakai BULANG SULAPPEI sore tadi Senin 9 Desember 2019 di Open Stage, Parapat, Simalungun. Dan dengan bangga kunyatakan, peristiwa itu dicatat sebagai rekor MURI Indonesia. Amazing, hal kecil yang biasa saja, tapi sampai dihargai lebih dan istimewa. O budayaku, saat ikut memperagakan pemasangan BULANG SULAPPEI, bersama 1024 orang lainnya tadi aku berharap, semoga hal-hal luar biasa lainnya tentang Simalungunku, akan berdatangan terus kedepannya. Jayalah SIMALUNGUN.

Novita Metty Purba : Sebanyak 1024 orang kaum perempuan ikut memperagakan cara memakai BULANG SULAPPEI sore tadi Senin 9 Desember 2019 di Open Stage, Parapat, Simalungun. Dan dengan bangga kunyatakan, peristiwa itu dicatat sebagai rekor MURI Indonesia. Amazing, hal kecil yang biasa saja, tapi sampai dihargai lebih dan istimewa. O budayaku, saat ikut memperagakan pemasangan BULANG SULAPPEI, bersama 1024 orang lainnya tadi aku berharap, semoga hal-hal luar biasa lainnya tentang Simalungunku, akan berdatangan terus kedepannya. Jayalah SIMALUNGUN.

Novita Metty Purba : Sebanyak 1024 orang kaum perempuan ikut memperagakan cara memakai BULANG SULAPPEI sore tadi Senin 9 Desember 2019 di Open Stage, Parapat, Simalungun. Dan dengan bangga kunyatakan, peristiwa itu dicatat sebagai rekor MURI Indonesia. Amazing, hal kecil yang biasa saja, tapi sampai dihargai lebih dan istimewa. O budayaku, saat ikut memperagakan pemasangan BULANG SULAPPEI, bersama 1024 orang lainnya tadi aku berharap, semoga hal-hal luar biasa lainnya tentang Simalungunku, akan berdatangan terus kedepannya. Jayalah SIMALUNGUN.

Novita Metty Purba : Sebanyak 1024 orang kaum perempuan ikut memperagakan cara memakai BULANG SULAPPEI sore tadi Senin 9 Desember 2019 di Open Stage, Parapat, Simalungun. Dan dengan bangga kunyatakan, peristiwa itu dicatat sebagai rekor MURI Indonesia. Amazing, hal kecil yang biasa saja, tapi sampai dihargai lebih dan istimewa. O budayaku, saat ikut memperagakan pemasangan BULANG SULAPPEI, bersama 1024 orang lainnya tadi aku berharap, semoga hal-hal luar biasa lainnya tentang Simalungunku, akan berdatangan terus kedepannya. Jayalah SIMALUNGUN.

Novita Metty Purba : Sebanyak 1024 orang kaum perempuan ikut memperagakan cara memakai BULANG SULAPPEI sore tadi Senin 9 Desember 2019 di Open Stage, Parapat, Simalungun. Dan dengan bangga kunyatakan, peristiwa itu dicatat sebagai rekor MURI Indonesia. Amazing, hal kecil yang biasa saja, tapi sampai dihargai lebih dan istimewa. O budayaku, saat ikut memperagakan pemasangan BULANG SULAPPEI, bersama 1024 orang lainnya tadi aku berharap, semoga hal-hal luar biasa lainnya tentang Simalungunku, akan berdatangan terus kedepannya. Jayalah SIMALUNGUN.

Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Pantau Simalungun

Pantau Simalungun
KLIK Benner Untuk Beritanya

Febri Saragih dan Keluarga

Febri Saragih dan Keluarga
KLIK Benner Untuk Beritanya

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.