}); Jalan Provinsi Menuju Wisata Tigaras Rusak Berat | BeritaSimalungun
Home » , , » Jalan Provinsi Menuju Wisata Tigaras Rusak Berat

Jalan Provinsi Menuju Wisata Tigaras Rusak Berat

Written By Beritasimalungun on Friday, 21 February 2020 | 13:16

Sepanjang 30,18 kilometer jalan provinsi lintas Simpang Raya-Sipintuangin-Tigaras, Kabupaten Simalungun kini kondisinya memprihatinkan. Saat musim hujan jalan bagaikan kubangan kerbau ditengah jalan raya.(Istimewa)
Pematangraya, BS-Sepanjang 30,18 kilometer jalan provinsi lintas Simpang Raya-Sipintuangin-Tigaras, Kabupaten Simalungun kini kondisinya memprihatinkan. Saat musim hujan jalan bagaikan kubangan kerbau ditengah jalan raya.

Menri Manik (40) warga Sipoldas, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun kepada Beritasimalungun.com, Jumat (21/2/2020)  mengatakan, jalan provinsi dari Simpang Raya-Sipintuangin menuju Tigaras terlihat rusak parah dan banyak lobang yang dipenuhi genangan air.

"Kondisi tersebut diperparah lagi dengan banyak semak rumput liar di tepi jalan besar tersebut. Kerusakan parah tampak di Sipintuangin, Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun. Bagi wisatawan yang hendak berwisata  menuju Kawasan Danau Toba Tigaras yang melewati Simpang Raya-Sipintuangin harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan tersebut," ujar Menri.

"Karena  dibeberapa titik jalan ada lubang besar. Sehingga para pengendara harus selalu berhati-hati. Bahkan untuk kendraan roda empat jenis sedan tak memungkinkan bisa melewati jalan itu," katanya.
Jalan provinsi lintas Simpang Raya-Sipondas-Parbatuan-Bagadu-Simantin Tolu-Partuakan-Parik Sabungan-Sipintuangin-Tigaras ini merupakan jalur lintas menuju Simandindo, Pulau Samosir lewat Pelabuhan Tigaras. (Istimewa)
Menurut Menri Manik, sudah puluhan tahun kondisi jalan itu sudah sangat memprihatinkan. Padahal jalan itu salah satu jalan alternatif dari arah Simpang Dua melalui Panei Tongah menuju Kawasan Danau Toba Tigaras.

Warga setempat meminta Dinas PUPR Pemprov Sumut agar segera memperbaiki jalan Simpang Raya-Sipintuangin-Tigaras. Hal itu penting mengingat jalan tersebut marupakan jalan alternatif menuju objek wisata Danau Toba Tigaras.

"Apalagi pemerintah pusat telah fokus untuk menjadikan Danau Toba menjadi destinasi unggulan di Indonesia yang diakui dunia. Sudah seharusnya memperhatikan kondisi jalan menuju wisata tersebut. Sebab salah satu pendukung untuk memajukan sektor pariwisata adalah jalan yang baik," katanya.

Hal senada juga diutarakan Pardomuan Sinaga, warga Sipintuangin, Simalungun yang juga seorang sopir angkutan Citra Anak Simalungun (CAS) yang kerap melintasi jalan itu.

Menurutnya, kerusakan jalan itu sudah dirasakan selama puluhan tahun. Namun hingga saat ini belum juga diperbaiki. Padahal tahun lalu jalan itu sudah ada rencana mau diperlebar, namun tak kunjung ada pelaksnaan. 

"Penumpang sudah banyak yang mengeluh karena sakit badan saat naik angkutan karena kondisi jalan yang sangat rusak parah. Apalagi kami supir angkutan yang setiap hari melewati jalan kubangan kerbau ini," keluh Pardomuan Sinaga.

Jalan provinsi lintas Simpang Raya-Sipondas-Parbatuan-Bagadu-Simantin Tolu-Partuakan-Parik Sabungan-Sipintuangin-Tigaras ini merupakan jalur lintas menuju Simandindo, Pulau Samosir lewat Pelabuhan Tigaras. 

Jalur ini sangat mengurai kemacetan di jalur Simpang Dua Pematangsiantar- Parapat yang hendak menuju Pelabuhan Ajibata menuju Pulau Samosir. (BS-Rodo T Saragih/ Asenk Lee)  
Share this article :

Post a comment