}); Jeka Saragih Kehilangan Sabuk Juaranya | BeritaSimalungun
Home » , , » Jeka Saragih Kehilangan Sabuk Juaranya

Jeka Saragih Kehilangan Sabuk Juaranya

Written By Beritasimalungun on Sunday, 16 February 2020 | 05:33

Duel Gila 4 Ronde Lawan Angga
Angga melakukan gerakan eksplosif yang membuatnya membuka celah untuk mengunci Jeka dengan teknik rear naked choke. Angga pun jadi juara baru kelas ringan.
Jakarta, BS-Partai super seru terjadi saat Jeka Saragih mempertaruhkan sabuk juara kelas ringan melawan Angga dalam One Pride Mixed Martial Arts Fight Night 36, Sabtu 15 Februari 2020. Dalam duel empat ronde, Angga akhirnya berhasil menghentikan hegemoni Jeka.

Jeka langsung menemukan momentum di awal laga saat pukulan kerasnya mendarat ke wajah Angga. Seketika, Angga jatuh. Jeka menyambutnya dengan mencoba mengambil posisi mount.

Tapi, Angga masih begitu kuat dan mampu bertahan. The Hitman kembali kena beberapa pukulan Jeka yang begitu efektif. Hanya saja, Angga masih bisa bertahan.

Dikutip dari VIVAnews, sempat terjadi pelanggaran yang dilakukan Angga saat serangan sikunya mengenai belakang kepala Jeka. Wasit Mustadi akhirnya memberi peringatan kepada Angga.

Di akhir ronde pertama, tensi makin tinggi. Jeka hampir saja terkunci lewat triangle choke dari Angga. Bel pertandingan yang memisahkan keduanya.


Angga mencoba bangkit di ronde kedua. Jeka langsung dibanting olehnya. 

Angga begitu beringas di ronde kedua. Dia menekan Jeka dengan berbagai teknik submission yang dimilikinya. Namun, ronde kedua masih berakhir tanpa pemenang.

Ronde ketiga, Angga kembali mengontrol Jeka di bawah. Berkali-kali, Angga menekan Jeka, entah lewat ground and pound atau manuver kuncian yang dilepaskannya.

Jeka sempat melawan, tapi kontrol Angga begitu baik dan membuatnya tertekan. Tetap saja, pemenang tak ditemukan di ronde tiga.

Momentum tercipta di ronde empat. Saat Jeka mencoba bangkit, Angga memanfaatkan situasi dengan menurunkan tensi pertarungan.

Dia jarang melepaskan ground and pound ketika bertarung di bawah. Saat ada celah, Angga melakukan gerakan eksplosif yang membuatnya membuka celah untuk mengunci Jeka dengan teknik rear naked choke. Angga pun jadi juara baru kelas ringan.


Misi Khusus

Sebelumnya Jeka Asparido Saragih punya misi khusus dalam duel kontra Angga dalam perebutan sabuk juara kelas ringan One Pride Mixed Martial Arts, Sabtu 15 Februari 2020. Menang dalam tempo cepat, menjadi misi khusus Jeka dalam duel yang digelar di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta.

Sudah ada skema yang disiapkan Jeka. Dengan skema tersebut, Jeka yakin bisa menghabisi Angga hanya dalam satu ronde saja.

"Maksimal ronde kedua lah (menang). Saya harus yakin, karena itu menyangkut kepercayaan fans," kata Jeka sebelum bertanding.

Partai melawan Angga akan menjadi spesial bagi Jeka. Sebab, beberapa pejabat teras di Kabupaten Simalungun, kampung halaman Jeka, dipastikan hadir.

Maka dari itu, Jeka tak mau tampil mengecewakan malam nanti. Dia ingin menunjukkan pertarungan kelas dunia kepada tamu-tamu istimewanya.

"Ada jajaran pemerintah Simalungun yang hadir, Bupati, Kapolres, Ketua DPRD, dan Dandim. Pertarungan ini juga spesial, bertepatan dengan hari ulang tahun tvOne. Sebelum bertanding, saya pastinya akan bawa santai. Tapi, juga mengulang-ulang gerakan," terang Jeka.(BS-Asenk Lee)
Share this article :

Post a comment