. Tindak Tegas Biang Kerok Perusuh Rutan Kabanjahe | BeritaSimalungun
Home » , , » Tindak Tegas Biang Kerok Perusuh Rutan Kabanjahe

Tindak Tegas Biang Kerok Perusuh Rutan Kabanjahe

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 12 February 2020 | 19:59

Beberapa orang petugas keamanan mengamankan tahanan dari lokasi kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kabanjahe, Tanah Karo, Sumatera Utara, Rabu (12/02/2020). (Foto: BeritaSatu)
Medan, BS – Sumatera Utara (Sumut) kembali memanas. Setelah dihebohkan kasus pemusnahan babi, kini Sumut dikacaukan dengan pecahnya kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B, Kabanjahe, Kabupaten Karo. Pecahnya kerusuhan di Rutan Kabanjahe menyebabkan gedung bagian depan rutan dan beberapa fasilitas terbakar.

Kepala Rutan Kabanjahe, Simson Bangun dalam keterangannya kepada wartawan di Kabanjahe, Rabu (12/2/2020) mengatakan, kericuhan disertai pembakaran rutan oleh narapidana di tersebut dipicu razia narkoba oleh petugas rutan di sana. Sebelum terjadi kerusuhan dan pembakaran, ada seorang napi kasus narkoba yang dititipkan di Rutan Kabanjahe. Napi tersebut sudah pernah mendekam di rutan tersebut. 

“Napi yang bersangkutan kembali diamankan oleh petugas rutan saat melakukan razia. Petugas mengamankan orang bersangkutan atas kasus narkoba. Napi itu kemudian diserahkan ke polisi berikut barang bukti narkoba. Banyak pelanggaran yang dilakukan napi itu selain terkait kasus narkoba. Dia melanggar aturan disiplin dan tata tertib Rutan. Diduga karena sakit hati, orang bersangkutan memprovokasi napi lainnya," katanya.

Menurut Simson Bangun, tidak ada korban jiwa dalam insiden kerusuhan napi tersebut. Pihaknya juga belum dapat merinci kerugian akibat pembakaran gedung rutan oleh sebagian napi di sana. Sementara itu para napi di Rutan Kabanjahe tersebut akan dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjunggusta, Medan, Sumut. 

Terkendali

Sementara itu, Kabag Penum Polri, Kombes Asep Adi Saputra, di Jakarta, Rabu (12/2/2020) menjelaskan, anggota Polri dan TNI berhasil meredam situasi di Rutan Kabanjahe tersebut. Situasi mencekam di Rutan Kabanjahe pun dapat dikendalikan. Penyebab rusuh masih dalam penyelidikan dan napi direncanakan dipindah ke Lapas Tanjung Gusta, Medan.

"Situasi Rutan Kabanjahe sudah terkendali. Sebanyak 410 terpidana semuanya aman dan selamat. Jumlah warga binaan seluruhnya 410 terdiri dari 380 laki-laki dan 30 perempuan, semuanya dalam keadaan aman dan selamat,”ujarnya.

Dijelaskan, kericuhan yang berakhir pembakaran rutan oleh napi di Sumut sudah empat kali sejak tahun 2013 lalu. Kasus kerusuhan dan pembakaran lapas pertama kali terjadi di Lapas Tanjung Gusta Medan, 11 Juli 2013. Kerusuhan dan pembakaran lapas tersebut menewaskan lima orang napi.

Kemudian, dua bulan kemudian, kerusuhan kembali terjadi di Lapas Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara, 18 Agustus 2013. Ratusan napi membakar gedung lapas kemudian melarikan diri. Enam tahun kemudian, 16 Mei 2019, kerusuhan juga terjadi di Lapas Narkoba, Kabupaten Langkat. Puluhan napi membakar gedung lapas kemudian melarikan diri.

Secara terpisah, Kepala Bagian Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Josua Ginting mengatakan, pihaknya langsung terjun melihat situasi di Rutan Kabanjahe, Rabu (12/02/2020). Penyebab kerusuhan tersebut masih diselidiki. Sementara Rutan Kabanjahe masih dijaga ketat. 

Kapolres Tanah Karo Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Benny Hutajulu mengatakan, pihaknya mengevakuasi puluhan tahanan dari rutan Kelas II B Kabanjahe akibat kebakaran tersebut. Kericuhan di rutan tersebut sudah bisa dikendalikan. Pihaknya bersama petugas Kemkumham masih menyelidiki pemicu kerusuhan tersebut. (Sumber:  Matra)



Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.