. Luhut B Panjaitan: Tanah Toba Bagi Saya Bukan Sekedar Tanah Kelahiran | BeritaSimalungun
Home » , , , » Luhut B Panjaitan: Tanah Toba Bagi Saya Bukan Sekedar Tanah Kelahiran

Luhut B Panjaitan: Tanah Toba Bagi Saya Bukan Sekedar Tanah Kelahiran

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 4 March 2020 | 13:29

FB Luhut Binsar Pandjaitan.
Toba, BS-Tanah Toba bagi saya bukan hanya sekedar tanah kelahiran, tetapi lebih dari itu Tanah Toba adalah tanah kebanggan bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara. Karena disinilah Tuhan YME memberkahi tanah kami dengan keajaiban alam berupa Danau Kawah yang terbesar sekaligus tertua di dunia. 

Karena itulah ketika saya mendapatkan mandat untuk membangun Tanah Toba, saya merasa sangat bangga dan bahagia karena saya bisa berkontribusi untuk membangun tanah kelahiran saya sekaligus tanah kebanggan warga Sumatera Utara. 

Hal ini juga yang saya sampaikan kepada masyarakat di Desa Sigapiton, Kabupaten Toba Samosir saat kunjungan saya bersama Menparekraf RI Wishnutama Kusubandio hari Selasa lalu, bahwa saya ingin masyarakat juga bisa ikut berkontribusi dan terlibat dalam pembangunan Desa Wisata Sigapiton.

Ada satu hal yang membahagiakan saya yaitu tanggapan masyarakat dan Kepala Desa Sigapiton sangat positif dan mendukung upaya pemerintah dalam memajukan desa. 

Ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Sigapiton kepada saya bahwa mereka mendukung penuh desanya untuk maju, beliau juga sampaikan kepada saya harapan beliau untuk bisa dibawa studi banding ke daerah pariwisata yang maju yang banyak ada di Pulau Jawa sebagai pembelajaran bagaimana cara memajukan desa lewat sektor pariwisata dan Kepala Desa juga punya permintaan khusus kepada para menteri terkait agar sejumlah infrastruktur pariwisata seperti akses darat hingga drainase dibangun secara maksimal.

Perlu semuanya ketahui bahwa Desa Sigapiton ke depannya akan diproyeksi menjadi desa wisata, karena saya pikir destinasi ini sangat tepat dengan letak geografis yang diapit diantara bukit tinggi. 

Sigapiton juga bisa diakses dengan jalur darat via Toba Samosir dan via danau dari Pelabuhan Ajibata. Dalam benak saya, saya ingin desa Sigapiton bisa dikenal luas oleh dunia karena wisata budaya dengan rumah-rumah tradisionalnya sehingga para turis yang datang ke sini bisa merasakan langsung kehidupan asli masyarakat Sigapiton dan melihat juga keindahan alam yang lain, yaitu Air Terjun Binangalom yang muaranya langsung ke Danau Toba. 

Dan menurut rencana, Desa Wisata Sigapiton akan menjadi salah satu tempat yang akan dikunjungi oleh Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima dari Belanda yang akan berlibur di Kawasan Pariwisata Danau Toba, di tanggal 13 Maret nanti.

Saya sampaikan kepada masyarakat dan para pengurus desa disana bahwa kami sebagai pemangku kebijakan akan terus bersinergi dengan masyarakat lokal, kami akan ajarkan masyarakat disini bagaimana cara bertani yang benar sehingga hasilnya maksimal dan dapat dijual ke hotel-hotel, dan secara khusus saya juga berencana untuk memberangkatkan para tokoh-tokoh desa dan putera asli Sigapiton untuk belajar "hospitality" di destinasi wisata lainnya yang ada di Pulau Jawa. 

Hal ini akan semakin mudah diwujudkan ketika cara pandang masyarakat bisa diubah, saya ingin masyarakat Desa Wisata Sigapiton menjadi masyarakat yang bersahabat dengan wisatawan yang datang ke desa mereka, agar para wisatawan merasakan keramahan dan persahabatan di Desa Wisata Sigapiton sehingga membuat mereka ingin sering berkunjung kesana. Tak lupa pula saya sampaikan kepada masyarakat Desa Wisata Sigapiton agar juga turut menjaga kelestarian lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.

Saya juga sampaikan kepada Pemda setempat untuk memberikan perhatian lebih kepada desa-desa yang menjadi proyek destinasi wisata seperti Desa Sigapiton dan 10 desa yang akan dijadikan desa wisata di kawasan Toba lainnya seperti Sipinsur, Tipang, Marbuntoruan, Sigapiton, Meat, Tarabunga, Huta Nilintong, Huta Ginjang, Hutanagodang, dan Dolok Martumbur. 

Saya berharap ke depannya saya dan jajaran Kementerian terkait bisa terus konsisten mengawal pembangunan Desa Wisata Sigapiton sehingga masyarakat Toba melihat keseriusan pemerintah untuk menggeber pengembangan destinasi pariwisata di Tanah Toba sehingga para wisatawan bisa terus ketagihan datang ke Tanah Toba mengajak semua keluarga dan kolega mereka untuk juga ikut datang ke Tanah Toba untuk melihat keramahan dan semangat kebanggan masyarakat Tanah Toba yang begitu mencintai tanah airnya.(BS)

Sumber: FB Luhut Binsar Pandjaitan
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.