. Maruarar Sirait dan Kenangan Bersama Glenn Fredly | BeritaSimalungun
Home » , , » Maruarar Sirait dan Kenangan Bersama Glenn Fredly

Maruarar Sirait dan Kenangan Bersama Glenn Fredly

Written By Beritasimalungun on Thursday, 9 April 2020 | 08:49

Kenangan kebersamaan Maruarar Sirait (kiri) bersama Glenn Fredly dibeberapa kesempatan. (Foto- Maruarar Sirait)

Jakarta, BS-Adikku, banyak kesempatan yang telah kita lewati. Banyak hal telah kita bincangkan. Bukan hanya soal musik, namun juga soal sosial, politik dan kebudayaan. Tentu saja, juga soal Indonesia yang kita cintai bersama ini.

Saya tahu, kamu orang baik dan rendah hati. Kamu juga orang yang sangat hangat pada setiap orang. Banyak ide dan gagasan. Dan bagiku, kamu memiliki idealisme yang tinggi. Sungguh kami sangat kehilangan. Saya yakin kamu sudah bersama Tuhan di surga. Selamat jalan, adikku.

Demikian Maruarar Sirait, Politisi PDIP (Anggota DPR RI) menuliskan kesannya bersama Glenn Fredly semasa hidupnya lewat lalan sosial media Maruarar Sirait, Rabu (8/4/2020) malam.

Bukan Karena Covid-19

Mengutip dari Beritasatu.com, berita meninggalnya penyanyi senior Glenn Fredly pada Rabu (8/4/2020) memang hingga kini masih menyisakan duka mendalam bagi dunia hiburan dan musik di Tanah Air.

Pasalnya, kabar meninggalnya pria kelahiran Jakarta, 30 September 1975, datang mendadak di tengah wabah virus corona yang mengguncang dunia dan juga Indonesia. Namun pihak keluarga memastikan meninggalnya pelantun Januari itu bukan lantaran terpapar virus corona.

Hal itu diungkapkan Salsabila Latuihamalo, keponakan Glenn saat ditemui sejumlah media di Heaven Dharmais, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (9/4/2020) dini hari.

"Tolong diklarifikasi ya, Glenn meninggal itu bukan karena Covid-19. Enggak benar, saya bisa bilang itu enggak benar. Bung Glenn itu meninggal karena sakit meningitis dan ginjalnya yang bermasalah, Jadi diluruskan sekali lagi bukan karena Covid," tegas Salsabila.

Senada dengan Salsabila, Uci yang merupakan adik Glenn Fredly mengaku kakaknya memang tak pernah berterus terang tentang kesehatannya, termasuk kepada keluarga besarnya.

“Memang Bung itu orangnya enggak mau bilang kalau sakit. Dia sudah fight. Betul adanya, ada komplikasi di kepalanya. Yang dibilang meningitis itu betul. Ya kita mau melakukan yang terbaik aja untuk Bung Glenn, untuk kakak kami," tutur Uci.

Uci menerangkan bahwa kondisi Glenn menurun sejak sebulan terakhir. Pada puncaknya, Gleen mengeluh sakit seminggu lalu dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

"Bung Glenn itu dropnya seminggu terakhir. Memang kemarin sempat membaik dan sempat keluar dari rumah sakit. Karena empat hari lalu Kak Mutia juga merayakan ultah dan Bung Glenn ada bersama kami. Namun kesehatannya kembali memburuk tiga hari belakangan meski masih sempat bisa berinteraksi dengan kami keluarga, tetapi Rabu (8/4/2020) sore keadaanya memburuk dan langsung masuk ICU dan akhirnya pukul 18.47 WIB selepas magrib Bung Glenn mengeembuskan napas terakhirnya. Oleh sebab itu, kami mohon doanya buat Bung Glenn," tegasnya.

Sebelumnya beredar kabar penyanyi beraliran R&B itu meninggal karena terpapar virus corona, karena peti kenazah Glenn Fredly terlihat dibungkus plastik dan dijaga tenaga medis yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap saat keluar dari Rumah Sakit Setia Mitra Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2020) malam.

Jenazah Glenn Fredly sempat dibawa ke Rumah Duka Heaven Dharmais, Slipi, Jakarta Barat untuk disemayamkan. Namun karena permintaan keluarga, jenazah Glenn kemudian dibawa ke Gereja Sumber Kasih, Lebak Bulus. Menurut rencana, hari ini Kamis (9/4/2020) jenazah Glenn akan di kebumikan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.(Asenk Lee)
Kenangan kebersamaan Maruarar Sirait (kiri) bersama Glenn Fredly dibeberapa kesempatan. (Foto- Maruarar Sirait)


Kenangan kebersamaan Maruarar Sirait bersama Glenn Fredly dibeberapa kesempatan. (Foto- Maruarar Sirait)



Kenangan kebersamaan Maruarar Sirait bersama Glenn Fredly dibeberapa kesempatan. (Foto- Maruarar Sirait)

Kenangan kebersamaan Maruarar Sirait bersama Glenn Fredly dibeberapa kesempatan. (Foto- Maruarar Sirait)
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Pantau Simalungun

Pantau Simalungun
KLIK Benner Untuk Beritanya

Febri Saragih dan Keluarga

Febri Saragih dan Keluarga
KLIK Benner Untuk Beritanya

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.