}); Tonah Paskah Ephorus GKPS | BeritaSimalungun
Home » , » Tonah Paskah Ephorus GKPS

Tonah Paskah Ephorus GKPS

Written By Beritasimalungun on Thursday, 9 April 2020 | 13:56

Ephorus GKPS Pdt Martin Rumanja Purba MSi.
Pematangsiantar, BS-Ephorus (Pimpinan Tertinggi) Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Pdt Martin Rumanja Purba menyampaikan Pesan Paskah 2020 untuk Jemaat GKPS di Seluruh Indonesia. 

Syaloom. Paskah Tahun 2020 ini terasa berat sekali karena umat manusia diseluruh muka bumi ini dihadapkan realita pandemi Covid-19. 

Pandemi ini sungguh membawa banyak hal yang mau tidak mau umat manusia di dunia ini harus  membuat refleksi baru tentang makna kehidupan ini yang mestinya telah banyak mengajarkan tentang hidup keberagaman yang benar.

Selama ini kita merasa telah melaksanakan aktivitas ritual keagamaan, kita merasa sudah menjalankan amal ibadah yang baik.

Sekarang kita diuji dua hal, ujian iman dan ujian tentang kemanusiaan.

Apakah kita semakin peka,mau perduli dengan penderitaan sesama kita,apakah kita mau memberi hati untuk bisa bersimpati ditengah-tengah kehidupan saat ini?

Kita harus menerima Paskah ini menjadi sebuah realita TENTANG DAMAI dan TENTANG SYALOOM.

Matius 28 ayat 1-10, tentang kubur yang kosong. Ketika dua orang perempuan datang ke makam itu dengan maksud membawa rempah-rempah yang harum untuk menjalankan tradisi yahudi atas orang mati.

Ternyata kubur itu kosong dan tempat yang kosong itu tidak layak menjadi tempat perjumpaan dengan Yesus. Kata  yang pertama disampaikan Yesus kepada perempuan itu adalah DAMAI.

Saya ingin sampaikan bahwa realitas paskah adalah damai. Jadi biarlah dengan situasi yang kita hadapi sekarang ini,damai itu tetaplah menjadi pegangan hidup  bagi kita semua.

Kepada Saudaraku, dimanapun berada, akibat Covid-19 ini banyak hal yang membuat kita bersedih. Karena kita melihat banyak korban yang terjadi dihadapan kita.

Korban jiwa, korban materi, kita harus sabar, harus seperti yang diminta oleh pemerintah tetap dirumah. Dari rumah kita akan mendengar berita kemenangan menawan Covid-19.

Ibadah tetap kita dilaksanakan di rumah. Kita menunggu waktu yang terbaik tetap berdoa agar Covid-19 ini cepat berlalu agar kita dapat berkumpul bersama bergandengan tangan untuk melaksanakan perjamuan kudus bersama untuk menerima darah dan roti.

Bersabarlah di rumah, gereja harus kosong karena makam juga sudah kosong, kita bisa menerima Yesus dirumah kita.

Saudaraku, aspek persekutuan kita berkurang karena kita tidak boleh berkumpul di gedung gereja, tetapi aspek melayani harus kita lakukan. Jangan bersedih. Jangan mengeluh, percayalah Tuhan tidak akan meninggalkan kita.

Ayo saudaraku sekalian khususnya Jemaat GKPS tetap berdoa sebab Tuhan pasti memberi kemenangan kepada kita. Syaloom, Horas, Selamat Paskah.(*)

Editor: (Didi J)
Share this article :

Post a comment