. Filosofi No3 Parhobas Simalungun WD-BISA | BeritaSimalungun
Home » , , , » Filosofi No3 Parhobas Simalungun WD-BISA

Filosofi No3 Parhobas Simalungun WD-BISA

Written By Beritasimalungun on Saturday, 26 September 2020 | 08:23

Foto Kolase FB. Asenk Lee Saragih

Pematangraya, BS-
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Simalungun telah menggelar rapat pleno terbuka pencabutan nomor urut calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun pada Pemilihan Bupati Simalungun Kamis 24 September 2020 lalu untuk Rabu 9 Desember 2020 mendatang. Pasangan M Wagner Damanik-Abidinsyah Saragih mendapat nomor urut 3 (tiga).

Menanggapi nomor urut 3 tersebut, Wagner Damanik menuliskan sebuah makna pada nomor tiga itu. “Mari kita berubah. Orang tidak akan meraih fajar tanpa melalui perjalanan malam" (Kahlil Gibran),” tulis Wagner Damanik.

“Hari ini kami WD-BISA resmi menjadi Calon Bupati/Wakil Bupati Simalungun Periode 2021-2024 dengan Nomor 3 (tiga) dari Jalur Perseorangan (independen). Konon infonya jalur ini sering juga digunakan para kandidat hanya untuk memecah suara, namun kali ini berbeda. Kami datang untuk menang agar kami buktikan bahwa kehadiran kami di Tanoh Simalungun hanyalah untuk memberi bukan untuk mengambil,” ujar Wagner Damanik.

Menurut Wagner Damanik, mereka yakin pasti bisa karena tidak tersandera akan kepentingan partai apapun. Mereka ada sepenuhnya hanya untuk kepentingan masyarakat. 

“Untuk itu mari kita berubah dengan mengharamkan politik uang guna memenangkan jalur perseorangan yaitu WD-BISA menjadi "Parhobas Simalungun". Yang pasti kami tidak akan ingkar terhadap amanah dan dukungan yang selama ini sudah diberikan masyarakat ke kami. Mohon dukungan dan doanya. Salam Habonarondo Bona. SimalungunUnggul,” pungkas Wagner Damanik.

Sementara Matthew Manan Saragih disalah satu grup media sosial menuliskan bahwa konsep TIGA itu sangat filosofis dalam kehidupan manusia.

“Di Simalungun ada "Tolu Sahundulan", di masyarakat Toba ada “Dalihan Na Tolu”. Bahkan dalam kehidupan demokrasi modern dikenal TRIAS POLITICA, yaitu 3 jenis kekuasaan Legistatif, Eksekutif dan Judikatif. Horas 3 kali,” kata Matthew Manan Saragih.

Sementara dalam Visi Misi pasangan M Wagner Damanik-Abidinsyah Saragih akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Simalungun yang kini menjadi persoalan serius di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun, khususnya sentra-sentra pertanian. 

Dengan modal memiliki jaringan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Pusat, pembangunan jalan-jalan rusak di wilayah Kabupaten Simalungun akan bisa ditanggulangi, khususnya dalam pendanaan. 

Kemudian bidang pendidikan, Paslon M Wagner Damanik-Abidinsyah Saragih cukup konsen khususnya bagi peserta didik untuk jenjang ke perguruan tinggi negeri. Sejak lama, lewat sebuah yayasan pendidkan yang didirikan St Irjen Pol Drs M Wagner Damanik MAP, sudah 5 tahun terakhir telah membantu lulusan SMA dengan memberikan bimbingan belajar gratis untuk menuju ujian masuk perguruan tinggi negeri. 

Bidang persoalan Kantibmas, Paslon WD-BISA juga akan tegas memberangus peredaran narkoba dan judi toto gelap (togel) di wilayah hukum Kabupaten Simalungun. Sebagai seorang Pensiunan Polri, WD akan lebih mudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam menindak segala bentuk kejahatan di wilayah Simalungun. Semoga. (Asenk Lee Saragih) 
Share this article :

Post a comment