. Bersama Ulama dan Tokoh Islam, RHS-ZW akan Bangun dan Sejahterakan Simalungun | BeritaSimalungun
Home » » Bersama Ulama dan Tokoh Islam, RHS-ZW akan Bangun dan Sejahterakan Simalungun

Bersama Ulama dan Tokoh Islam, RHS-ZW akan Bangun dan Sejahterakan Simalungun

Written By Beritasimalungun on Sunday, 18 October 2020 | 11:41


Bandar, BS
- Calon Bupati Kabupaten Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) bersilaturahmi dengan para ulama (ustadz dan ustadzah) di Gedung Islamic Center, Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Minggu (18/10/2020).

Usai acara silaturahmi, RHS bersama tokoh Islam Kabupaten Simalungun, Ramli Sinaga bersama Ustad Esman Manurung dari Kecamatan Bosar Maligas, Ustad Mustafa dari Kecamatan Pematang Bandar, Ustad Wartono dari Kecamatan Bandar, Ustad Asnawi dari Kecamatan Bandar Marsilam, dan Ustad Ponidi dari Kecamatan Ujungpadang, melakukan dialog terkait membangun rasa kebersamaan dalam perbedaan maupun keragaman agama, suku, adat dan kebudayaan yang ada di Kabupaten Simalungun.

"Keberagaman dan perbedaan agama, suku, adat dan budaya itu, dapat menjadi sebuah kebersamaan yang indah sebagai penopang bertumbuhnya kekuatan dalam membangun apapun, dan itu dapat dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian lingkungan masyarakat dan berkembang hingga lingkungan kabupaten hingga negara," kata Radiapoh Sinaga.

RHS mengungkapkan, bahwa keluarga besarnya juga terdiri dari keberagaman agama, suku, adat dan budaya. Kondisi itu, kita coba untuk tertata dengan baik dan menjadi kebersamaan yang indah.

"Demikian juga di seluruh usaha yang saya kelola, 8.000 karyawan saya, datang dari keberagaman dan perbedaan. Saya kelola semuanya itu menjadi sebuah kekuatan dalam membangun usaha agar lebih maju, lebih baik dan memberi kesejahteraan," kata Radiapoh Sinaga.
Bersama Ulama dan Tokoh Islam, RHS-ZW akan Bangun dan Sejahterakan Simalungun.




















Dijelaskan RHS, dengan pengalaman mengelola keberagaman dan perbedaan di antara karyawannya itulah, dia ingin menyatukan keberagaman dan perbedaan agama, suku, adat dan budaya yang ada di Kabupaten Simalungun, menjadi modal luar biasa atau sebuah kekuatan dahsyat untuk menjadikan Kabupaten Simalungun yang lebih maju, lebih baik dan sejahtera.

"Jadi, saya sangat berharap dan berpengharapan sekali, pendampingan para ulama (ustadz dan ustadzah), tokoh-tokoh Islam dan kaum milineal Islam, dalam menyatukan perbedaan dan keberagaman menjadi sebuah kebersamaan dalam membangun Kabupaten Simalungun yang lebih maju, lebih baik dan sejahtera," kata Radiapoh Sinaga.

Tokoh Islam, Ramli Sinaga menyambut baik pemikiran RHS yang ingin menjaga rasa kebersamaan dalam keberagaman dan perbedaan yang ada di Kabupaten Simalungun.

Hal itu, juga diperkuat dengan dukungan dari Ustad Esman Manurung dari Kecamatan Bosar Maligas, Ustad Mustafa dari Kecamatan Pematang Bandar, dan Ustad Wartono dari Kecamatan Bandar.

"Pemimpin yang sangat peduli terhadap terjaganya rasa kebersamaan, adalah pemimpin yang sangat dicintai rakyatnya. Dengan terjaganya rasa kebersamaan, maka laju pertumbuhan pembangunan akan semakin maju, semakin baik dan semakin sejahtera rakyatnya. RHS-ZW dengan keberagaman dan perbedaan yang ada, dan terbalut pada rasa kebersamaan membangun Kabupaten Simalungun, akan menjadi modal kuat. Kebersamaan yang sudah dikelola ini, harus dijaga dengan baik," kata mereka.

Sementara Ustad Asnawi dari Kecamatan Bandar Marsilam, dan Ustad Ponidi dari Kecamatan Ujungpadang, menyampaikan, agar pasangan RHS-ZW, benar-benar saling menjaga, saling menghargai dan bersiteguh dengan komitmen bersama, terutama dalam membagi tugas sehingga apa yang ingin dicapai melalui visi-misi dapat terwujudkan.(Didik S)
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.