. "Kok Sampai Begini?" | BeritaSimalungun
Home » , » "Kok Sampai Begini?"

"Kok Sampai Begini?"

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 7 October 2020 | 16:27

Pdt Renny Damanik dan Anak Baptis.(FB)

Oleh: Pdt Renny Damanik

Simalungun, BS-Saat aku sampai di Gereja aku memperhatikannya, dalam hatiku,  mengapa anak yang satu ini terpisah dengan anak yang angkat sidi? Mengapa dia duduk di tempat keluarga yang mau membabtis?  Aku bingung karena dia pakaian putih putih layaknya angkat sidi.  

Aku langsung bertanya pada majelis dan ku bilang kok disitu adek itu duduk?  Dia itu babtis. Haaaaaaaaaaaa..... Apa...  . Kok aku tidak tahu? Dimana mamanya ku bilang kok sampai sebesar ini babtis ? Umurnya berapa?  

Lalu vorhanger jawab,  panjang ceritanya inang pendeta,  dan.... bla... Bla.. Bla...  . Aku terus penasaran dan kenapa majelis tidak kasih tahu ke aku. Pas ketika dibabtis dia berdiri tanpa ibu dan hanya bapak itu.  

Saat aku baca agenda,  aku sedikit melo.. Hampir jatuh airmataku dan suaraku bergetar, mungkin nurani sebagai ibu muncul saat itu,    kubayangkan kehidupan anak ini,  kok bisa sampai umur 14 thn dia belum babtis,  kalaulah orang tuanya bermasalah,  bla.... Bla... Bla... Dimana keluarganya.  

Itulah yang dihatiku dan semakin kuperhatikan dia makin aku tidak tahan. Lugu kali anak ini,  dia pakaian putih putih layaknya bayi yang dibabtis,  dan layaknya yang angkat sidi.  Hatiku... Kacau... Dan  inilah yang ke tiga pengalamanku di resort ini.  

Selesai ibadah,  aku langsung temui anak ini,  kusapa dia,  ku pegang tangannya dengan penuh perasaan dan kutanya,  berapa umurmu dia jawab 14 tahun pdt, dimana mama? Dia jawab pergi dan kemana dia tidak tahu percis tahu karena dah lama ditinggalkan.  

Ku tahu dia segan minta photo dengan aku karena keadaannya,  lalu aku langsung mengajak dia berphoto,  dan aku melo.. Saat bersama adekku ini.  

Selesai itu ku jumpai vorhanger,  dan ku bilang,  gratis aja blangkonya vorhanger,  dan vorhanger bilang,  mase nai? Kujawab pasti dia tidak berduit,  lalu vorhanger bilang,  pdt aja langsung.  

Kemudian kujumpai dia dan ketepatan abangnya juga sidi,  ku kembalikan uang mereka dan ku katakan gratis aja blangkonya buat kalian berdua,  dan baik baik kalian ya bapa,  Tuhan memberkati dan membingbing kalian.  

Selanjutnya kujumpai bapaknya dan ku sebut,  jaga anakmu bapa dan jangan pikir yang lain-lain dan binalah mereka,  bahwa rejeki adalah milik orang percaya dan imani itu yaaa.  Lalu aku permisi pulang dan aku selalu membayangkan wajah adek itu,  yang kehilangan kasih sayang seorang ibu,  padahal ibunya masih hidup. 

Adekku... Baik baik kau belajar amang,  berjuanglah dan jaga hatimu,  kelak waktu kau sukses,  carilah ibu mu dan walau dia meninggalkanmu dan lakukan yang baik padanya suatu saat,  biar dia tahu bagaimana kau sebagai anak Tuhan,  berbuat baik pada ibu yang tidak mengingat dan memperhatikanmu.  Aku sayang kamu adikku. Pilu hatikuuuuu.(***)
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Pantau Simalungun

Pantau Simalungun
KLIK Benner Untuk Beritanya

Febri Saragih dan Keluarga

Febri Saragih dan Keluarga
KLIK Benner Untuk Beritanya

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.