. Penjaga Budaya Partonun Hiou Simalungun Itu Tutup Usia | BeritaSimalungun
Home » , » Penjaga Budaya Partonun Hiou Simalungun Itu Tutup Usia

Penjaga Budaya Partonun Hiou Simalungun Itu Tutup Usia

Written By Beritasimalungun on Sunday, 4 October 2020 | 07:13

Fotonya Diabadikan di Kalender GKPS Lembar Bulan Agustus
Selamat Jalan Ompung Berto Br Simarmata. (Asenk Lee Saragih) 

Purba Tongah, BS-Masyarakat pecinta Seni Budaya Simalungun kehilangan satu “Penjaga Budaya” Partonun Hiou Simalungun (Penenun Kain Simalungun-red) pada usia 85 Tahun pada Sabtu 3 Oktober 2020 di Purba Tongah, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun. Sosok “Penjaga Budaya” ini pernah dimuat dalam Kalender GKPS Bulan Agustus 2020 “kain Tenun Simalungun” PARTONUN HIOU. 

Lewat akun sosial media Facebook Dewita Purba, Sabtu (3/10/2020) memberikan kabar dukacita, atas berpulangnya Ompung Berto Boru Simarmata dalam usia 85 tahun.

“ RIP. Karena kepiawaianya dalam martonunun hiuo Simalungun yang ia lakoni seumur hidupnya  tersebutlah dia sebagai salah seorang PENJAGA BUDAYA. Demikian opung kami ini panggil, bukan hanya oleh orang sekampung tapi juga diakui oleh seluruh pencinta budaya bahkan oleh warga GPKS. Bahkan Pimpinan Pusat GKPS mengabadikan fotonya sebagai salah satu lembaran Kalender GKPS  TAHUN 2020 (lembaran Agustus 2020),” tulis Dewita Purba yang juga Artis senior Simalungun itu.

“Adalah Opung BERTO BR SIMARMATA, partonun Hiuo Simalungun yang hasil karyanya sangat dikagumi. Hasil tenunanya sangat terkenal sampai ke luar dareah Simalungun.  Pada saat muda opung kami ini juga lama aktif sebagai GURU SEKOLAH MINGGU di GKPS Purba Tongah. Sangat sabar dalam mendidik kami anak sekolah minggu,” ujar Dewita Purba mengenang.

“Hari ini Sabtu 3 Oktober 2020, Opung yang sangat kami cintai ini tutup usia 85 Tahun. Baik budimu akan tetap kami kenang. Selamat jalan Opung, beristirahatlah dengan tenang,” ucap Dewita Purba.
 
Redaksi Berita Simalungun menyampaikan rasa dukacita yang mendalam atas berpulangnya Ompung Berto Boru Simarmata Sang Penjaga Budaya itu. Karyamu telah diwariskan kepada generasimu untuk mengabadikan Penjaga Budaya itu. Selamat Jalan Ompung. (Asenk Lee Saragih)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.