. Bukan Keramat, Lagi, Ikan Mas 17 Kg Mendarat di Lapak Pemancingan Danau Toba Silalahi | BeritaSimalungun
Home » , , , » Bukan Keramat, Lagi, Ikan Mas 17 Kg Mendarat di Lapak Pemancingan Danau Toba Silalahi

Bukan Keramat, Lagi, Ikan Mas 17 Kg Mendarat di Lapak Pemancingan Danau Toba Silalahi

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 11 November 2020 | 09:43


Tongging, BS-
Lagi, kini pemancing kembali strike ikan mas berat 17 Kg di Lapak Pemancingan Danau Toba “Sitepu” di Silalahi, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (10/11/2020). Pemancing yang strike adalah Hendra Sitanggang bersama Petrus Sembiring dan Juliarson Saragih.

Gambar dan Video Ikan mas warna orange berat 17 Kg ini diposting di Akun Facebook Petrus Sembiring dan Channel YouTube Sembiring Pancing yang berbagi dengan Channel YouTube Juliarson Saragih.  

Danau Toba Silalahi memang terkenal sebagai lapak pemancingan alami yang banyak ikan-ikan mas indukan. 


Sebelumnya ikan mas warna merah seberat 15Kg didapat pemancing dari Merek Situnggaling, Kabupaten Karo di lapak pemancingan alam Danau Toba di Silalahi, Dairi, Sumut, Jumat 7 Agustus 2020. Salah satu pemancing yang mengabadikan video dan foto ikan mas 15 Kg adalah Juliasron Saragih Manihuruk. Ikan mas 15 Kg  hampir 1 jam menariknya hingga mendarat dengan baik.

Sepanjang Tahun 2016 hingga Tahun 2020, setidaknya ada tiga ekor ikan Mas Danau Toba terbesar yang pernah dapat Nelayan dan pemancing di Danau Toba, Sumatera Utara.  Ikan terbesar pertama ukuran 21 Kg dan 15 Kg serta ikan mas 17 Kg. Ikan sebesar itu bukanlah ikan keramat.

Ikan mas 21 Kg dengan panjang 100 Cm pertama didapat oleh Darwin Sitanggang (pemuda), seorang nelayan Desa Parlondut, Buhit Panguguran, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumut Kamis 28 Januari 2016. Ikan tersebut terdapat jaring jala (daoton-dalan bahasa setempat). 

Darwin Sitanggang yang masih enerjik dan membantu orang tua sebagai nelayan Danau Toba di Samosir juga tergolong pekerja keras dan punya niat tinggi. Warga berharap ikan di Danau Toba makin banyak yang ukuran induk, agar nelayan di Samosir makin sejahterah. Ikan 21 Kg itu akhirnya dijual dengan kiloan kepada warga setempat.(Asenk Lee Saragih)
Share this article :

Post a comment