. Euro 2020, Menang Adu Penalti atas Spanyol, Italia Melaju ke Final | BeritaSimalungun
Home » , » Euro 2020, Menang Adu Penalti atas Spanyol, Italia Melaju ke Final

Euro 2020, Menang Adu Penalti atas Spanyol, Italia Melaju ke Final

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 7 July 2021 | 05:22

Kiper Italia Gianluigi Donnarumma membendung tendangan penalti pemain Spanyol Alvaro Morata dalam laga semifinal Euro 2020 di Wembley Stadium London, Rabu 7 Juli 2021. (Foto: AFP)

London, BS
- Italia lolos ke final Euro 2020 setelah dalam semifinal menang adu penalti 4-2 atas Spanyol. Partai harus diselesaikan dengan adu penalti setelah dalam 90 menit serta babak tambahan kedua tim bermain imbang 1-1.

Dalam partai Rabu (7/7/2021) dini hari WIB di Stadion Wembley, London ini Italia lebih dahulu unggul melalui gol Federico Chiesa namun Alvaro Morata berhasil menyamakan skor. Setelah tambahan waktu, kedua tim masih berbagi skor imbang 1-1.

Di kubu Spanyol hanya dua pemain berhasil mencetak gol dari titik putih yakni Gerard Moreno dan Thiago Alcantara, sementara Dani Olmo dan Alvaro Morata gagal.

Pelatih Italia, Roberto Mancini, menurunkan formasi 4-3-3. Italia tak diperkuat bek kiri Leonardo Spinazzola yang harus menjalani operasi di Finlandia karena mengalami cedera saat melawan Belgia. Mancini menunjuk Emerson sebagai penggantinya di lini pertahanan.

Kiper Italia: 21 Gianluigi Donnarumma.

Euro 2020, Italia vs Spanyol Harus Diselesaikan dengan Adu Penalti

Italia vs Spanyol.

Partai Italia melawan Spanyol pada semifinal Euro 2020, harus diselesaikan dengan adu penalti setelah dalam 90 menit serta babak tambahan kedua tim bermain imbang 1-1.

Dalam partai Rabu (7/7/2021) dini hari WIB di Stadion Wembley, London ini Italia lebih dahulu unggul melalui gol Federico Chiesa namun Alvaro Morata berhasil menyamakan skor. Setelah tambahan waktu, kedua tim masih berbagi skor imbang 1-1.

Bek Chelsea ini menemani Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci serta Giovanni Di Lorenzo di lini belakang. Keempatnya mengawal kiper Gianluigi Donnarumma.

Trio Federico Chiesa, Ciro Immobile, dan Lorenzo Insigne menjadi andalan di barisan depan. Sementara di barisan tengah, Mancini menurunkan Marco Verratti, Jorginho, dan Nicolo Barella.

Pelatih Spanyol, Luis Enrique, juga mengusung formasi serupa dengan Italia, 4-3-3. Salah satu dari trisula lini depan, Pablo Sarabia, absen akibat cedera. Dani Olmo kini tampil menggantikannya.

Enrique juga tak menurunkan Avaro Morata sebagai starter di lini depan kali ini. Posisinya digantikan Mikel Oyarzabal. Olmo dan Oyarzabal akan bermain bersama Ferran Torres di barisan penyerang.

Mereka dibantu barisan tengah yang terdiri dari Koke, Sergio Busquets, dan Pedri. Duet Eric Garcia dan Aymeric Laporte menjaga jantung pertahanan. Keduanya didampingi Cesar Azpilicueta di sisi kanan serta Jordi Alba di kiri. Posisi kiper tetap dipercayakan kepada Unai Simon.

Saat pertandingan memasuki menit kelima, Italia menekan pertahanan Spanyol melalui Nicolo Barella yang memanfaatkan umpan Emerson. Dia berhasil melepaskan tendangan ke arah gawang namun mengenai tiang. Asisten wasit juga mengangkat bendera karena Ciro Immobile terperangkap offside.

Sepuluh menit kemudian, giliran Spanyol mengancam. Ferran Torres melepaskan tendangan kaki kanan dari luar kotak penalti yang nyaris menjadi gol seandainya tidak melenceng ke sisi kiri.

Menit ke-25, Spanyol memiliki peluang emas melalui Dani Olmo. Pemain RB Leipzig ini mendapat sodoran dari Oyarzabal, namun tendangannya dari tengah kotak penalti berhasil diblok penjaga gawang Donnarumma.

Pada babak pertama ini bola lebih banyak dikuasai Spanyol. Namun serangan mereka kerap dipotong Italia sebelum sampai ke pertahanan. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama berakhir.

Pada awal babak babak kedua, Italia menekan melalui Ciro Immobile. Namun tendangan penyerang Lazio ini melenceng dari sasaran.

Spanyol juga mendapat peluang pada menit ke-51. Oyarzabal berhasil merangsek dari sisi kiri pertahanan Italia dan melepaskan umpan kepada Busquets. Namun tembakan sang kapten melambung di atas mistar.

Italia akhirnya mengakhiri kebuntuan pada menit ke-60. Berawal sukses kiper Donnarumma menggagalkan serangan Spanyol. Dia lalu melepaskan umpan yang menjadi awal serangan balik.

Tak berapa lama, Federico Chiesa mendapat sodoran dari Ciro Immobile. Pemain Juventus ini lalu melepaskan tendangan kaki kanan dari luar kotak penalti. Kiper Unai Simon tak bisa bereaksi dan hanya menyaksikan bola masuk ke gawangnya.

Namun Italia gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan usai. Pada menit ke-80, Spanyol berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol yang membawa pasukan Luis Enrique menyamakan kedudukan dicetak Alvaro Morata.

Morata, yang menggantikan Ferran Torres pada menit ke-62, berhasil menyamakan kedudukan setelah mendapat umpan dari Dani Olmo. Dengan tendangan kaki kiri, striker Juventus ini melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti. Bola bergulir ke pojok kiri bawah gawang dan tak mampu diselamatkan kiper Gianluigi Donnarumma.

Skor 1-1 dalam 90 menit membuat partai ini harus dilanjutkan dengan babak tambahan. Saat perpanjangan waktu babak pertama Spanyol memiliki dua peluang melalui Dani Olmo dan Alvaro Morata. Namun aksi keduanya gagal membuahkan gol lantaran bola tembakan mereka diselamatkan kiper serta diblok.

Italia sebenarnya berhasil mencetak gol melalui Domenico Berardi pada menit ke-111. Namun wasit menganulir gol tersebut lantaran dia tertangkap offside.

Susunan pemain:

Italia (4-3-3): 21 Gianluigi Donnarumma; 2 Giovanni Di Lorenzo, 19 Leonardo Bonucci, 3 Giorgio Chiellini, 13 Emerson (25
Rafael Toloi 74); 18 Nicolo Barella (9 Andrea Belotti 85), 8 Jorginho, 6 Marco Verratti (12 Matteo Pessina 74); 14 Federico Chiesa (20 Federico Bernardeschi 107), 17 Ciro Immobile (11 Domenico Berardi 62), 10 Lorenzo Insigne (5 Manuel Locatelli 85).

Spanyol (4-3-3): 23 Unai Simón; 2 Cesar Azpilicueta (6 Marcos Llorente 85), 12 Eric Garcia (4 Pau Torres, 24 Aymeric Laporte, 18 Jordi Alba; 8 Koke (16 Rodri 70), 5 Sergio Busquets (10 Thiago Alcántara 105), 26 Pedri; 11 Ferrán Torres (7 Alvaro Morata 62), 21 Mikel Oyarzabal (9 Gerard Moreno 70), 19 Dani Olmo.



Susunan pemain:

Italia (4-3-3): 21 Gianluigi Donnarumma; 2 Giovanni Di Lorenzo, 19 Leonardo Bonucci, 3 Giorgio Chiellini, 13 Emerson; 18
Nicolo Barella, 8 Jorginho, 6 Marco Verratti; 14 Federico Chiesa, 17 Ciro Immobile, 10 Lorenzo Insigne.

Spanyol (4-3-3): 23 Unai Simón; 2 Cesar Azpilicueta, 12 Eric Garcia, 24 Aymeric Laporte, 18 Jordi Alba; 8 Koke, 5 Sergio Busquets, 26 Pedri; 11 Ferrán Torres, 21 Mikel Oyarzabal, 19 Dani Olmo.

Statistik Pemain Bintang

Italia
Federico Chiesa
Posisi: Gelandang
No Punggung: 14
Usia: 23
Main: 5
Menit: 245
Gol: 1
Assist: -
Akurasi operan: 82%
Kecepatan Tertinggi: 33,1 km/jam
Daya Jelajah: 27,5 km

Ciro Immobile
Posisi: Striker
No Punggung: 17
Usia: 31
Main: 4
Menit: 329
Gol: 2
Assist: 1
Akurasi operan: 79%
Kecepatan Tertinggi: 31,7 km/jam
Daya Jelajah: -

Leonardo Bonucci
Posisi: Bek
No Punggung: 19
Usia: 34
Main: 5
Menit: 435
Gol: -
Assist: -
Akurasi operan: 92%
Kecepatan Tertinggi: 29,9 km/jam
Daya Jelajah: 42,9 km

Jorginho
Posisi: Gelandang
No Punggung: 8
Usia: 29
Main: 5
Menit: 465
Gol: -
Assist: -
Akurasi operan: 95%
Kecepatan Tertinggi: 27,7 km/jam
Daya Jelajah: 57,7 km

Spanyol
Dani Olmo
Posisi: Gelandang
No Punggung: 19
Usia: 23
Main: 4
Menit: 259
Gol: -
Assist: 2
Akurasi operan: 78%
Kecepatan Tertinggi: 28,6 km/jam
Daya Jelajah: 29,4 km

Alvaro Morata
Posisi: Striker
No Punggung: 7
Usia: 28
Main: 5
Menit: 393
Gol: 2
Assist: -
Akurasi operan: 85%
Kecepatan Tertinggi: 32 km/jam
Daya Jelajah: -

Pedri
Posisi: Striker
No Punggung: 26
Usia: 18
Main: 5
Menit: 509
Gol: -
Assist: -
Akurasi operan: 91%
Kecepatan Tertinggi: 30,4 km/jam
Daya Jelajah: -

Aymeric Laporte
Posisi: Bek
No Punggung: 24
Usia: 27
Main: 5
Menit: 510
Gol: 1
Assist: -
Akurasi operan: 96%
Kecepatan Tertinggi: 30,4 km/jam
Daya Jelajah: 53,2 km.

Sumber: UEFA/Beritasatu.com 

Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.