. Jaran Rusak Parah di Simalungun, HIMAPSI Desak Gubernur Sumut Bertanggungjawab | BeritaSimalungun
Home » , , , , , , » Jaran Rusak Parah di Simalungun, HIMAPSI Desak Gubernur Sumut Bertanggungjawab

Jaran Rusak Parah di Simalungun, HIMAPSI Desak Gubernur Sumut Bertanggungjawab

Written By Beritasimalungun on Monday, 6 September 2021 | 12:49

Aksi Demo Massa DPC HIMAPSI Simalungun, Senin (6/9/2021). (Foto: Matra/Kolase) 

Panei, BS
-Himpunan Mahasiswa Pemuda Simalungun (HIMAPSI) melakukan aksi unjuk rasa di jalanan guna menyuarakan kerusakan parah jalan provinsi di wilayah Kabupaten Simalungun, Senin (6/9/2021). Titik orasi aksi dilaksanakan di Sabah Dua, Kecamatan Panai, Kabupaten Simalungun.

Aksi unjukrasa Himapsi DPC Simalungun sempat memacetkan akses jalan lintas Pematangsiantar-Saribudolok. Namun demikian aksi unjukrasa ini sebagai upaya untuk menggugah perhatian Pemerintah Sumatera Utara yang dinilai melakukan pembiaran kerusakan jalan provinsi bertahun-tahun di wilayah Kabupaten Simalungun. 

Orasi Massa Himapsi DPC Simalungun ini juga disiarkan langsung lewat Media Sosial Akun Facebook Teguh Sinaga, yang juga mantan Ketua DPD HIMAPSI. Aksi unjukrasa ini dimulai dari Kantor Bupati Simalungun, Jalan Panei Tongah, Sabah Dua dan akan lanjut ke Gedung DPRD Kabupaten Simalungun.

Massa  Himapsi DPC Simalungun juga melakukan aksi treatikal dengan menanam pohon pisang di tengah jalan yang kondisinya rusak parah. Mereka juga menyebutkan kalau Bupati Simalungun tidak mampu membangun kerjasama dengan Pemerintah Sumatera Utara dan Kementerian PUPR untuk membangun jalan di wilayah Kabupaten Simalungun. 

Hingga kini aksi unjukrasa masih berlangsung di Sabah Dua, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun dengan menyuarakan aspirasi masyarakat Simalungun atas kerusakan jalan di Simalungun. 

Massa Himapsi DPC Simalungun juga meminta maaf kepada pengguna jalan karena mengalami kemacetan akibat aksi unjuk rasa tersebut. 

Mereka juga menyebut bahwa Kabupaten Simalungun merupakan penyumbang pajak terbesar kepada Pemerintah Sumatera Utara. Namun Kabupaten Simalungun dianak terikan dalam pembangunan.



Sebelumnya pemuda dan masyarakat Simalungun yang tergabung dalam Aliansi Simalungun Bersatu (ASB) mengecam Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Dapil Simalungun yang tidak perduli terhadap kerusakan jalan provinsi di wilayah Kabupaten Simalungun. Kini ribuan kilometer jalan provinsi di wilayah Simalungun rusak berat selama bertahun-tahun.

Kecamatan itu disuarakan Aliansi Simalungun Bersatu (ASB) yang terdiri dari GEMAPSI (Gerakan Mahasiswa Dan Pemuda Simalungun), GERPAKTAHAN (Gerakan Pemuda Anti Korupsi Transparansi Pemerintahan) saat melakukan aksi unjuk rasa di Panei Tongah dan ke PTPN IV Unit Marjandi, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, Kamis (26/08/2021).

Juru bicara Aliansi Simalungun Bersatu Jahenson Saragih dalam orasinya menyatakan sikapnya bahwa menurut mereka Gubernur Sumut dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tidak bekerja dengan baik, begitu juga delapan Anggota DPRD Sumatera Utara yang berasal dari Daerah Pemilihan Sumut X yang meliputi Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar.

“Dalam peningkatan kesejahteraan masyarat Kabupaten Simalungun sangat diperlukan infrastruktur yang baik karena mayoritas pekerjaan masyarakat Kabupaten Simalungun adalah bertani. Berdasarkan investigasi kami dilapangan kondisi jalan lintas provinsi yang berada di Kabupaten Simalungun sedang dalam tahap memprihatinkan. Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat dalam pendistribusian hasil panen dan aktivitas-aktivitas lain nya,” terang Jahenson Saragih.

Jahenson Saragih juga menambahkan hampir semua jalan lintas propinsi Sumatera Utara dalam keadaan rusak parah, diantaranya Jalan lintas Perdagangan-Pematangsiantar, Jalan lintas Pematangsiantar- Saribudolok, jalan lintas Simpang Raya ke Tiga Ras, Jalan lintas Raya – Raya Kahean dan lainnya.

“Bahwa hingga saat ini kami menilai tidak adanya itikad baik dari Gubernur Sumatera Utara dan Wakil Gubernur Sumatera Utara untuk melakukan perbaikan terhadap jalan lintas Provinsi Sumatera di Kabupaten Simalungun. Kami juga menilai tidak adanya upaya yang dilakukan oleh Anggota DPRD Sumatera Utara yang berasal dari Daerah Pemilihan Sumut X yang meliputi Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar untuk mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara guna memperbaiki jalan rusak tersebut,” katanya.

Usai melakukan orasi di jalan lintas Pematangsiantar-Saribudolok tepatnya di Panei Tongah, massa melanjutkan aksi unjukrasa di PTPN IV Unit Marjandi.

Ketua GEMAPSI Anthony Damanik dalam orasinya di depan Gedung Unit PTPN IV Marjandi mengatakan,  berdasarkan investigasi mereka di lapangan, kondisi jalan rusak di Kabupaten Simalungun ini juga sangat dipengaruhi oleh aktivitas PTPN IV yang kerap kali menimbulkan banjir yang tentunnya sangat berpengaruh terhadap kualitas jalan di Kabupaten Simalungun.

“Kami juga sudah menyampaikan ke Menteri BUMN, Jajaran Direksi PTPN IV Khususnya unit Marjandi untuk segera melakukan konversi tanaman sawit menjadi tanaman yang mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup atau segera angkat kaki dari Bumi HABONARON DO BONA,” tegas Anthony Damanik. 

Catatan Beritasimalungun, mereka wakil rakyat yang dipilih pada Pileg 2019 lalu yakni Mangapul Purba SE (PDIP), Rony Reynaldo Situmorang (NasDem), Ir Iskandar Sinaga (Golkar), Saut Bangkit Purba SE (Demokrat), Gusmiyadi SE (Gerindra), Franky Partogi Wijaya Sirait (PDIP), Dra Hj Hidayah Herlina Gusti Nasution (PKS), H Rusdi Lubis SH MMA (Hanura).

Bahkan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah sejak memimpin 5 September 2018 lalu, juga abai soal pembangunan infrastruktur di Kabupaten Simalungun. Hal itu tampak dari tak adanya perbaikan jalan provinsi disejumlah titik, terkhusus Jalan Lintas Simpang Raya-Tigaras dan Pematangsiantar-Saribudolok.(BS-Asenk Lee Saragih)










Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.