. Marsombuh Sihol | BeritaSimalungun
Home » , , » Marsombuh Sihol

Marsombuh Sihol

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 5 October 2021 | 09:48

 Drs Sofyan Purba (Forkis Mayup)

Oleh: Drs Sofyan Purba

Beritasimalungun-“Marsombuh Sihol” (Melepas Rindu-red), adalah kebiasaan leluhur Simalungun, guna menguatkan dan menjalin hubungan lebih erat, setelah sekian lama menyibukkan diri di tempat masing masing. Kegiatan ini bernilai setara "Rondang Bittang" dan "Marharoan Bolon".

Dan disaat “Marsombuh Sihol” ini, bisa dijadikan semacam mempererat kembali hubungan yang pernah ada, dan bisa juga ada pro kontra (gesekan) dan dipastikan setelah itu adalah adanya sikap dan pandangan yang sama, bahwa kita harus bersama untuk kemajuan bersama. 

Saya pernah tawarkan itu pada peserta pilkada Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, agar alam yang dipenuhi segala macam makhluk, merestui kehadiran dan keberadaan kita kelak terpilih sebagai pemimpin. Saya saat itu menerima alasan pandemi. 

Saya berharap, Bupati dan Wakil Simalungun menerima usulan ini, setelah usulan perdana diterima untuk berhenti di perbatasan usai pelantikan di hari H, sekembalinya dari Medan. 

Peserta pada kegiatan “Marsombuh Sihol” adalah, seluruh peserta pilkada, tokoh adat, tokoh agama dan ketua ormas/OKP, forkompinda dan anggota dewan. Ini penting, pertama meyakinkan seluruh rakyat Kabupaten Simalungun, ini “Tanoh Habonaron Do Bona”. 

Ke dua, semacam mohon doa restu kepada seluruh rakyat dan seluruh isi alam. Sekaligus mohon kerjasama yang baik, karena berniat baik "mensejahterakan rakyat Simalungun.

Saya percaya, ini bukan hal yang mudah. Sebab bisa jadi hambatan ini akan datang dari internal tim dan yang merasa akan terganggu kepentingannya yang sedang berjalan (mungkin). Yang sebenarnya adalah untuk memuluskan program dan meredakan ketegangan, secara bijak.

Mungkin ini dulu Pak Bupati dan Wakil, Kabupaten Simalungun, untuk Simalungun ke depan. Horas. (Penulis Adalah Pemerhati Pembangunan Simalungun)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.