. Ancaman Varian Omicron, Pemkab Simalungun Aktifkan Satgas Covid-19 Hingga Ke Desa-Desa | BeritaSimalungun
Home » , , » Ancaman Varian Omicron, Pemkab Simalungun Aktifkan Satgas Covid-19 Hingga Ke Desa-Desa

Ancaman Varian Omicron, Pemkab Simalungun Aktifkan Satgas Covid-19 Hingga Ke Desa-Desa

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 9 February 2022 | 16:40

Rapat Koordinasi Forkompinda Kabupaten Simalungun dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Forkopimda Simalungun di Posko Satgas Covid-19 Kabupaten Simalungun, Sumut, Rabu (9/2/2022).

Pamatangraya, BS-Guna mengantisipasi merebaknya wabah Covid-19 Varian Omicron, Pemkab Simalungun mengaktifkan kembali Satgas Covid-19 hingga ke desa-desa di wilayah Kabupaten Simalungun. Satgas juga diminta untuk mengingatkan masyarakat, baik yang ada kecamatan maupun desa/desa untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.

Hal itu terungkap pada Rapat Koordinasi Forkompinda Kabupaten Simalungun dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Forkopimda Simalungun di Posko Satgas Covid-19 Kabupaten Simalungun, Sumut, Rabu (9/2/2022).

Rapat tersebut dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Simalungun H Zonny Waldi, Ketua DPRD Timbul Jaya Sibarani, Dandim 0207/Sml Letkol Inf Roly Sohuoka, mewakili Danrem 022/PT Kasi Ops Mayor Inf Denny Permana, untuk membahas langkah-langkah pengendalian penyebaran Covid varian unicron (B.1.1.529) di Kabupaten Simalungun.

Peserta rapat antara lain terdiri dari Kasdim 0207/Sml Mayor Inf Fransisco Sidauruk, Asisten Administrasi Umum Akmal H Siregar, Kadis Kesehatan Edwin Tony SM Simanjuntak, Kadis Sosial Sakban Sinaga, Kadis Pendidikan Zacson Silalahi, Kadis BPMN Jonny Saragih, Kalak BPBD Ramadhan Damanik, Kasatpol PP Adnadi Girsang, Kabag  OPS Polres Simalungun Kompol Joni H Situmorang, Kabag SDM Polres Simalungun Kompol J Purba, Sekretaris BPBD Manaor Silalahi, Kasubbag Kermas Polres Simalungun Iptu J Situmorang.

Dalam sambutannya Wabup Simalungun menyampaikan bahwa, pandemi Covid belum bisa diprediksi kapan berakhir. 

Disamping itu, Wabup juga mengharapkan agar kegiatan testing, tracking dan treatment (3T) ditingkatkan. "Kalau saya cermati perkembangan Covid-19 varian omicron begitu cepat. Kita harus berikan edukasi kepada masyarakat tentang varian omicron ini dan meningkatkan 3T serta mengingatkan masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan,"tambah Wabup.

Wabup juga meminta agar komponen 3 T  meningkatkan kinerjanya dalam melakukan tindakan dan segera melaporkan ke Satgas. "Karena kalau yang tiga komponen ini ada yang rendah kita akan turun level,"kata Wabup

Dari adanya kasus terkonfirmasi  Wakil Bupati mengharapkan kepada Dinas Kesehatan agar segera melakukan pendataan terhadap pasien untuk memudahkan dalam memberikan pelayanan, termasuk data pasien terkait vaksinasi yang telah dilaksanakan oleh pasien.

Selanjutnya Wakil Bupati berharap Satgas agar tetap solid dalam melaksanakan tugas dan bekerjasama dengan instansi terikat agar masyarakat dan daerah Kabupaten Simalungun dapat terbebas dari Covid.

Untuk rumah sakit yang menjadi rujukan pasien covid agar melakukan pengecekan kelengkapannya, baik fasilitas pendukung, sarana dan prasarana serta obat-obatan. "Ini perlu kita lakukan, untuk mengantisipasi lonjakan kasus terkonfirmasi dan pasien yang dirujuk dapat segera diberikan pelayanan dengan baik,"kata Wabup.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Timbul Jaya Sibarani menyampaikan, varian omicron sangat cepat perkembangannya sehingga membutuhkan langkah-langkah strategis untuk menangani, karena belum ada alat yang mendeteksi varian omicron. 

"Persiapkan semua kebutuhan agar kita ready dalam penanganan Pasian termasuk langka awal dalam penangan pasien dan diharapkan ada sentuhan bagi pasien seperti bantuan,"ujar Timbul

Sementara itu, Dandim 0207/Sml Letkol Inf Roly Sohuoka mengatakan, secara nasional beberapa daerah telah menutup wilayahnya, bahkan ada Daerah yang sudah memiliki kasus 10 ribu lebih. 

"Dinas Kesehatan diharapkan untuk melakukan tes epidemiologi terhadap pasien terkonfirmasi untuk mengetahui  apakah sudah menerima layanan vaksin dan vaksin berapa, apakah D1 atau D2,"kata Dandim

Selain itu, Dandim juga berharap agar percepatan vaksinasi dilakukan terutama pada lansia perlu di optimalisasi dalam upaya mengatasi omicron. "Rapat ini jangan sampai disini, harus ada tindaklanjutnya, karena jika kita lambat untuk melakukan tindakan, varian omicron ini cepat menyebar di Simalungun,"ujarnya.

Danrem diwakili Kasi Ops Mayor Inf Denny Permana mengharapkan untuk lebih mengutamakan kesehatan masyarakat. "Bagi yang melakukan isoter untuk akomodasi dibuat senyaman mungkin, ini untuk meningkatkan imunitas pasien,"ujarnya.

Mewakili Polres Kompol JH Situmorang, tingkat penyebaran omicorn 4 kali lebih cepat, untuk itu perlu dilakukan vaksinasi D2 bagi lansia dan vaksinasi D2 bagi anak serta lanjutan vaksinasi booster. Diharapkan kita semua harus bahu membahu dalam melaksanakan tugas

Sebelumnya Kadis kesehatan Edwin Tony SM Simanjuntak didampingi Kabid P2P dr Henny R Pane antara lain memaparkan tentang kasus terkonfirmasi yang dirawat di rumah sakit, pasien yang melakukan isolasi mandiri, pemetaan epidemiologi, zonasi Kabupaten Simalungun. 

"Ada 5 rumah sakit untuk penanganan pasien Covid di Simalungun yakni RSUD Perdagangan, Parapat, Randahaim, rumah sakit Laras dan rumah sakit Balimbingan. Dan Obat-obatan masih terpenuhi termasuk logistik,"jelas Edwin.

Dalam paparan tersebut juga disampaikan bahwa kasus terkonfirmasi di Kabupaten Simalungun sudah mencapai 49 kasus. "Sembilan diantaranya dirawat di rumah sakit dan selebihnya melakukan isolasi mandiri,"jelas Edwin.

Dirapat tersebut juga, para peserta diminta menyampaikan kesiapannya dalam melakukan antisipasi dan penangan pasien Covid. Rapat itu juga membicarakan lokasi isolasi terpusat (isoter) dalam menangani pasien yang mengalami gejala ringan. Dari paparan tersebut tiga Dirut RSUD senada menyampaikan kesiapannya untuk menerima pasien Covid-19.

Usai rapat itu,  Akmal H Siregar selaku juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Simalungun menyampaikan bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima hasil lab yang menyatakan terpapar dan terkonfirmasi sebagai kasus varian baru umicron. 

"Dari 49 kasus konfirmasi di kabupaten Simalungun, belum kita terima hasil lab yang menyatakan terpapar dan terkonfirmasi sebagai kasus varian baru umicron,"jelas Akmal. (Didik J)





Share this article :

Post a Comment

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis