. Isak Tangis Sambut Jenazah David Siallangan di Pematangsiantar | BeritaSimalungun
Home » , , » Isak Tangis Sambut Jenazah David Siallangan di Pematangsiantar

Isak Tangis Sambut Jenazah David Siallangan di Pematangsiantar

Written By Beritasimalungun on Monday, 9 May 2022 | 23:52

Jenazah David Siallangan tiba di kediaman orangtuanya di Jalan Sarulla, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan,  Siantar, Senin malam (9/5/2022).Foto Ist

Pematangsiantar, BS-Isak tangis keluarga menyambut jenazah David Siallagan (22) anak mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Siantar St. Timbul P Siallagan yang  tiba di rumah orangtuanya di Jalan Sarulla, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan,  Siantar, Senin malam (9/5/2022).

Puluhan orang menyambut kedatangan jenazah yang dibawa dengan ambulans dari Yogyakarta. Tampak beberapa rekan David yang merasa kehilangan pun tidak dapat membendung kesedihan mereka dan meneskan air mata. Rumah duka diwarnai dukacita isak tangis keluarga dan juga rekan-rekan korban.

Saat dikeluarkan dari ambulans, jenazah kemudian digotong oleh teman-teman David untuk disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan di Pemakaman Kampung Kristen Kecamatan Siantar Selatan Kota Pematangsiantar.

St.Timbul P Siallagan tampak tak mampu membendung kesedihannya dan menangis di hadapan jenajah anak keduanya dari empat bersaudara hasil pernikahan dengan isterinya almarhum boru Silalahi.

Dia mengatakan anaknya itu baru jalan tiga bulan meninggalkan Pematangsiantar untuk melanjutkan kuliah, yang mana sebelumnya David mengikuti perkuliahan secara daring di rumah.

"Baru jalan tiga bulan ini lah dia (David) di  Yogyakarta. Sebelumnya di rumah kuliah daring. Kawan-kawan yang mengurus di sana juga pernah datang ke rumah. Jadi saya kenal dengan teman-temannya itu,” ucap mantan Ketua PWI Siantar ini sedih.

Ranap Siallagan mewakili keluarga mengatakan, David meninggal dunia setelah ditikam oleh sekelompok pria. Selain David, temannya juga meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Seturan, Caturtunggal, Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta pada Minggu (8/5/2022) dini hari.

Kata Ranap Siallagan, dari kronologi kejadian yang didapat oleh pihak keluarga, terjadi perkelahian antara rekan David dengan sekelompok orang yang tidak dikenal. 
 
“Dari kronologi kejadian yang kami terima, terjadi perkelahian rekan dia (David) dilihatnya (peristiwa) itu ditikam banyak. Dia hanya membela (temannya) sehingga ia ikut tertikam. Itu informasi yang kami terima sementara ini,” ujar Siallagan kepada wartawan.
 
“Jadi dia hanya ingin membela kawannya yang dikeroyok. (Rekan David) sudah dikebumikan kemarin di Yogyakarta. Itulah informasi yang terakhir kami terima,” kata Ranap Siallagan.

Ranap Sialladan menambahkan, kasus itu telah dilaporkan secara resmi melalui rekan David ke Polda Yogyakarta. Pihak kepolisian dari Polda Yogyakarta juga berkomunikasi dengan ayahanda David melalui WhatsApp.
 
“Ini ada surat laporan pengaduan ke Polda Yogyakarta, yang mewakili (pelaporan) adalah Bastian Sinurat dari Jalan Narumonda Bawah (Kota Pematangsiantar), Mahasiswa juga di Yogyakarta,” katanya.

Ranap Siallagan, berharap pihak kepolisian khususnya Polda Yogyakarta segera mengungkap peristiwa yang menyebabkan dua korban jiwa itu. "Kami harapkan agar bisa diketahui motif dan pelakunya sekaligus penyelesaian kasus ini secara hukum,” tutupnya.(Red/GS)
Share this article :

Post a Comment

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis