. Postingan Warganet Emak-Emak Soal Kasus Terbunuhnya Brigadir Yosua Hutabarat | BeritaSimalungun
Home » , » Postingan Warganet Emak-Emak Soal Kasus Terbunuhnya Brigadir Yosua Hutabarat

Postingan Warganet Emak-Emak Soal Kasus Terbunuhnya Brigadir Yosua Hutabarat

Written By Beritasimalungun on Thursday, 14 July 2022 | 15:34


BS
-Sebuah akun facebook bernama “Ely Kasih Kasih Kasih” membuat postingan pada Rabu 13 Juli 2022 sekira pukul 09.33 WIB. Pada postingan ini menyertakan foto dan video sebanyak 14 petik yang didapat sipemilik akun dari berbagai sumber. Pada akhir postingannya menutupnya dengan kalimat “Demikian hasil investigasi detektif emak-emak”.

Berikut ini postingan akun facebook “Ely Kasih Kasih Kasih” dengan narasinya. Postingan ini belum terkonfirmasi kebenarannya, namun sudah dibagikan 97 kali hingga Kamis (14/7/2022) Pukul 11.42 WIB dan dikomentari netijen 55 kali. 

Si suami sengaja PCR keluar rumah biar ada alibi sedang tak berada di lokasi TKP pas kejadian. Yang anehnya Jendralnya pergi kok ajudan nya nyantai di rumah, bukannya ajudan itu Jenderal kemana aja dia bakalan ngawal ?

Hukuman terhadap pembunuhan berencana itu berat , bisa kena hukuman mati ,penjara seumur hidup. Bharada E ditugaskan memantau almarhum sudah pasti ada kecurigaan sejak lama. Saat ketangkap basah masukin kamar si nyonya almarhum di interogasi dan di siksa sebelum di bunuh.

Terlihat dari banyaknya bekas sayatan benda tajam dan jari yang nyaris putus. Serta kuku yang lepas, hidung ada sayatan ciri-ciri sudah disiksa dulu sebelum di tembak. Ditemukan adanya luka benda tajam di sekujur tubuh almarhum, seperti di mata, hidung, bibir, leher dan jari. 

Terdapat 7 luka tembak di tubuh Brigadir Yosua namun ada beberapa tembakan yang menembus dua bagian tubuh, misalnya di tangan. 

Bharada E Tamtama itu kan baru tamat. Tamtama tidak dibenarkan memakai senpi jenis pistol sebagai senjata oprasional. Kalau gitu siapa yang menembak? Atau kalau memang benar dia yang pegang senpi siapa yang memberi ijin ?

1.Masa seorang sniper melepas 7 tembakan ngak melukai lawan dan lawannya Bharada E melepaskan 5 tembakan semua kena dan menewaskan brigadir J.

2.BrigadirJ sudah 2 tahun menjadi supir istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Kenapa nekat melakukan hal bodoh masukin ke kamar nyonya Jenderal? Kecuali disuruh masuk oleh sinyonya. 

3.CCTV katanya rusak sudah seminggu sengaja sepertinya diceritakan begitu untuk menghilangkan kronologi kejadian yang sebenarnya. Kata pak RT setempat ada petugas polisi yang tak memakai seragam menganti dekoder cctv di pos satpam sehari setelah kejadian tembak menembak tersebut. 

4. WhatsApp keluarga korban diretas hal ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang mempunyai akses yang luas untuk melakukan itu. 

5. Selama tiga hari, kasus itu masih ditutup sengaja untuk menghalangi jejak senjata sebab jika kita menembak pasti ada bau-bau senjata yang tertinggal ditangan, baju dll.

6.Keluarga Brigadir J sempat tidak diizinkan melihat luka tembak pada tubuh polisi tersebut. Pihak kepolisian yang menyerahkan jenazah Brigadir J melarang pihak keluarga dengan dalih tubuh Brigadir J sudah diotopsi.

7.Rumah tempat kejadian tak dipasang police line selama 3 hari semenjak kejadian. 

8.Tembak menembak di lantai 2 kenapa kejadiannya di kamar nyonya rumah?

9.Wewenang untuk izin otopsi itu ada dipihak keluarga kenapa kedinasan sepertinya yang punya kuasa?

Banyak contoh kasus pembunuhan yang janggal selalu ada ketakutan dipihak yang melakukan kejahatan itu untuk berkata jujur terhadap hasil otopsi. 

Siapa sebenarnya yang nembak? Apa Bharada E hanya jadi korban juga demi menutupi aib atasan? Tentu dengan jaminan hidup yang lebih layak karena pangkat Bharada adalah pangkat terendah di kepolisian. 

Hanya faktor kecemburuan dan dendam yang membuat orang menghabisi orang lain sekejam itu. Kenyataannya korban tidak akan pernah bisa membela diri karena dia sudah meninggal. Jadi suka- suka yang masih hidup ngarang cerita buat nutupi kenyataannya yang sebenarnya terjadi. 

Jika keadilan di dunia ngak didapat, ingat ada pengadilan diakhirat sana yang tak akan luput dari balasan semua perbuatan.  

Tidak mungkin seorang Brigadir berani masuk kamar istri jenderal tanpa ada undangan dari yang punya kamar, lazim nya gitu. Jika anda membohongi rakyat yang tidak berdosa, suatu saat anda akan dihancurkan oleh sebuah kebenaran.

Percayalah tak akan ada kejahatan yang sempurna. Setiap nyawa itu sangat berharga buat keluarga yang mencintainya.  

Ganteng gini buat apa dia melecehkan perempuan dah expired, wong beliau sudah punya pacar yang sudah di acari selama 8 tahun di kampung nya. Demikian hasil investigasi detektif emak-emak.(BS-Red) 







Share this article :

Post a Comment

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Nasib Pilu Parialus Saragih Sidauruk, 7 Terbaring Sakit Tanpa Pengomatan Medis

Nasib Pilu Parialus Saragih Sidauruk, 7 Terbaring Sakit Tanpa Pengomatan Medis
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

BERITA LAIN II