BATAM, BS - Musyawarah Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-XVII Tahun 2026 digelar di Grand Lotus Ballroom, Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak 18 hingga 20 Januari 2026.
Rakernas APKASI menjadi forum strategis bagi para kepala daerah kabupaten se-Indonesia untuk membahas isu-isu penting pembangunan daerah serta menyelaraskan kebijakan daerah dengan program nasional.
Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Rakernas APKASI XVII 2026 menghadirkan Menteri Pertanian Republik Indonesia, H. Andi Amran Sulaiman, sebagai narasumber utama. Dalam arahannya, Mentan mencetuskan slogan baru APKASI, “APKASI Seribu Aksi, APKASI Seribu Tindakan”, serta menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh ketepatan kebijakan dan kecepatan eksekusi.
Mentan juga mendorong seluruh bupati untuk memprioritaskan hilirisasi komoditas strategis perkebunan pada periode ABT 2025–2027. Komoditas yang menjadi fokus meliputi tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, lada, dan pala. Selain itu, para bupati diminta segera mendata kebutuhan daerah dan menyampaikan usulan jenis bibit agar proses distribusi dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Selain sektor pertanian, Rakernas ini turut menghadirkan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum, Bob Arthur Lombogia. Dalam pemaparannya, Bob menyampaikan tiga strategi utama pembangunan infrastruktur yang sejalan dengan misi Asta Cita, yakni pembangunan berbasis potensi wilayah, dukungan infrastruktur berkeadilan untuk memenuhi target Inpres dan pembangunan berbasis masyarakat, serta penguatan sinergi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
Menanggapi arahan dari pemerintah pusat, Bupati Simalungun menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan visi nasional, khususnya dalam penguatan sektor pertanian dan infrastruktur.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)


0 Komentar