Selamat Jalan Sintua Senior St (Em) Sudiman Purba, Porhanger GKPS Bandung Periode 1985-2000


Oleh: Sarmedi Saragih Pfc 

Bandung, BS - Hari ini Selasa 17 Februari 2026 Pukul 05.23 WIB, Bp St (Em) Sudiman Purba (Ompung Geby) mengakhiri perjuangannya tepat di Usia 81 tahun 6 bulan karena dia lahir tanggal 17 Agustus 1945. Rumah duka Sopo Gabe, Ruang VIP, Hari ini Selasa (17/2/2026) Martonggo Raja, besok pemakaman di TPU Pondok Ranggon. 

Beberapa bulan terakhir, beliau mengalami gangguan Kesehatan yang serius sehingga harus berulang-ulang dirawat di RS. Beberapa hari yang lalu harus dirawat di RS Kanker Dharmais karena Gangguan Nasofaring dan disertai Diabetes. 

"Selamat jalan menuju rumah Bapa di Surga untuk Abang kami St. (Em) Sudiman Purba. Rumah duka,  Sopo Gabe (VIP). Pemakaman Rabu 18 Februari 2026 di TPU Pondok Ranggon. Onma homa tugah-tugah hubanta hasoman sahuta, famili pakon haganupan na lang tarpatugah hanami marsada-sada,"tulis Jon Elpin Dahson Purba. 

Dalam kebersamaan kami di GKPS Bandung aku mengenal dia sebagai Porhanger (Ketua Majelis) sejak tahun 1990 ketika aku mulai jadi Syamas, sampai tahun 2000 dia menjabat Ketua selama 3 Periode (1985-2000).

Dalam Periode kepemimpinan beliau, banyak hal yang aku pelajari tentang tanggung jawab dalam Pelayanan di Gereja. Terlebih pada masa periode 1990-1993 proses Pembangunan Gereja GKPS Bandung di Jln PDAM Bandung. 

Sebuah ide BRILIAN yang dicetuskan seorang Pemimpin yaitu bahwa untuk membangun Gereja harus dimulai oleh segenap Warga Jemaat itu sendiri. Beliau mencetuskan agar semua Warga Jemaat mau menyumbangkan nominal SEBULAN PENGHASILAN dengan cara dicicil selama setahun. 

Ide ini pun dia anjurkan agar diikuti Mahasiswa untuk menyumbangkan senilai SEBULAN WESEL untuk dicicil setahun. Untuk mewujudkan itu, beliau memberi contoh dengan nilai yg saat itu sangat besar karena dia menjabat posisi Strategis di PT TELKOM INDONESIA. 

Karena seorang pemimpin sudah memberi contoh, maka secara sukarela Warga Jemaat dan Mahasiswa pun mengikuti. Berdasarkan data pengakudn ini, beliau sudah punya data untuk meminta bantuan Rekan dan Gereja lain. 

Program ini terlaksana selama 3 tahun sampai akhirnya GKPS Bandung bisa berdiri Megah sampai saat ini. (Semoga teman-teman Alumni Pemuda GKPS Bandung masih mengingat ini). 

Program ini berjalan baik karena Inang (Alm) Tiurlan br Haloho selaku istri mendukung semua ide yg disampaikan oleh beliau. Ini juga menjadi Teladan bagi kami selama kepemimpinannya, di GKPS Bandung.

Keteladanan berikut yang aku temukan yaitu sesibuk apapun pekerjaan, beliau TIDAK pernah Absen atau terlambat Sermon, di Gereja GKPS Bandung setiap hari Rabu Jam 18.00 sekalipun dia sedang Dinas ke Jakarta. 

Ini yang menginspirasi aku, ketika Periode 2020-2025 aku menjabat sebagai Ketua Majelis Jemaat GKPS Bandung, yaitu Pekerjaan dan keperluan Keluarga TIDAK PERNAH dijadikan alasan untuk terganggu Pelayanan di Gereja.
 
Beberapa bulan terakhir, beliau mengalami gangguan Kesehatan yang serius sehingga harus berulang-ulang dirawat di RS. Beberapa hari yang lalu harus dirawat di RS Kanker Dharmais karena Gangguan Nasofaring dan disertai Diabetes. 

Beberapa hari yang lalu Putrinya Riska Purba memberitahu bahwa kondisi terus menurun. Akhirnya pada hari ini Selasa 17 Februari 2026 beliau dipanggil Tuhan menyusul Istrinya yang sudah mendahului sekitar 3 tahun yang lalu.

Kami yang pernah mengenalmu mengucapkan SELAMAT JALAN SENIOR keteladanmu tetap menjadi Kenangan dan Sumber Inspirasi dalam mengemban Tugas Pelayanan di GKPS. 

Doa kami untuk Putramu ENRICO PURBA dan Putrimu RISKA br PURBA demikian juga Keluarga besar yang engkau tinggalkan, supaya Tuhan yang menghibur mereka. Kenangan bersamamu di GKPS Bandung akan tetap tertanam di hati kami, khususnya Warga Jemaat GKPS Bandung dan GKPS Resort Bandung.(BS-Penulis Adalah Ketua PMJ GKPS Bandung 2020-2025) 

0 Komentar

 





 


 



https://linktr.ee/asenkleesaragih