. Kopi Simalungun Melancong Ke Luar Negeri | BeritaSimalungun
Home » » Kopi Simalungun Melancong Ke Luar Negeri

Kopi Simalungun Melancong Ke Luar Negeri

Written By Beritasimalungun on Monday, 6 July 2015 | 12:11

\
Kopi Simalungun


BERITASIMALUNGUN.COM-Produk asal Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara telah mendunia. Kopi jenis arabica ini sudah menjadi langganan gerai kopi kelas dunia, salah satunya Starbucks.

Ketua Himpunan Masyarakat Kopi Arabika Sumatera-Simalungun (HMKSS) Wala Tindaon mengatakan, kopi dari Simalungun ini sudah diminta oleh Starbucks, langsung dari California Amerika Serikat, yang diekspor sejak 2014 sebanyak 30 ton.

“Awal mulanya bisa diterima starbucks karena ada pertemuan dari forum asosiasi kopi internasional dihadiri oleh 47 negara,” katanya di sela-sela acara Agricultural Product and Technology Expo, JCC, Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, pasokan kopi Simalungun ke Sturbucks berasal dari 367 kelompok tani. “Kalau dari kopi-kopi yang ada di Indonesia, skor kopi Simalungun, kalau yang sudah memenuhi standar baik itu 80, kalau Simalungun 84-85 QGrader (lembaga Independen),” katanya.

Menurutnya harga kopi Simalungun yang dijual ke Starbucks masih dalam bentuk mentah atau green bean. “Harganya yang diekspor itu, kopi sebelum disangrai, belum warna coklat harganya Rp60 ribu per kg,” katanya.

Wala Tindaon menambahkan, yang membuat sebuah kopi istimewa karena proses awal sampai akhir, mulai dari pemilihan kopi, hingga dijaga dari kontaminasi, seperti hewan unggas. Namun pihak Starbucks hanya mau menerima kopi yang belum disangrai.

“Dari starbucks, berapa pun kopi Simalungun mereka akan serap, cuma yang dihasilkan baru 30 ton per tahun,” katanya.


Ia memastikan, kopi Simalungun yang diracik di dalam negeri dengan kopi Simalungun yang sudah diracik di Starbucks tak jauh berbeda. “Rasanya tak kalah, dengan kopi dari Amerika, hanya keunggulannya pengalaman meracik yang lama oleh Starbucks,” katanya. (MSC)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.