Home » , , » KPU Tegaskan Tak Ada Pengerahan Massa Jelang Pilkada (Susulan) Simalungun

KPU Tegaskan Tak Ada Pengerahan Massa Jelang Pilkada (Susulan) Simalungun

Written By Berita Simalungun on Thursday, 4 February 2016 | 09:15

Dua buah helikopter bertuliskan JR (Foto Manson)
Massa simpatisan JR Saragih berkumpul di Simalungun City Hotel, Selasa (2/2/2016). Foto Manson Purba.
BERITASIMALUNGUN.COM, Raya-KPUD Simalungun menegaskan tak ada lagi pengerahan massa dalam bentuk apapun jelang Pilkada Susulan Kabupaten Simalungun 10 Februari 2016. Jika ada ditemukan pengerahan massa oleh Paslon tertentu, Panwaslih Simalungun atau masyarakat bisa melaporkannya kepada instansi terkait.

KPU Simalungun juga menedaskan dalam Pilkada susulan di Kabupaten Simalungun pada 10 Februari 2016 tidak akan lagi disertai dengan tahapan kampanye.

Anggota KPU Provinsi Sumatera Utara, Benget Silitonga pada pada sosialisasi tahapan, program, dan jadwal pilkada Simalungun susulan di Balai Harungguan Djabanten Damanik kantor bupati di Pamatang Raya, Rabu (3/2/2016) menegaskan tidak ada lagi kampanye.

Benget menjelaskan, dalam pilkada susulan penyelenggara hanya melaksanakan pemungutan suara sampai dengan rekapitulasi.

Sedangkan sosialisasi penting dilaksanakan agar para calon dapat menyiapkan segala kelengkapannya dalam menghadapi pilkada, termasuk para saksi.

Lima pasangan calon peserta pilkada Simalungun tahun 2016 dipersilakan mengambil simpati sesuai dengan ketentuan, karena esensi pilkada adalah rakyat yang menentukan.

Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat diharapkan ikut menyosialisasikan tahapan pilkada supaya lebih diketahui umum.

"Kita berharap keterlambatan ini mudah-mudahan memberikan hikmah bagi masyarakat. Mari kita jadikan momen pilkada susulan ini untuk kebaikan Simalungun," kata Benget.

Ketua KPU Simalungun Adelbert Damanik mengatakan, kegiatan sosialisasi tahapan, program, dan jadwal pemilihan bupati dan wakil bupati susulan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan masyarakat tentang pemilihan.

"Selain itu meningkatkan partisipasi masyarakat untuk melaksanakan pemilihan," kata Adelbert.

Pilkada susulan yang diadakan pada Rabu, 10 Februari 2016 diikuti pasangan calon, Tumpak Siregar-Irwansyah Damanik, Evra Sassky Damanik-Sugito, Hj Nuriaty Damanik-Posma Simarmata, JR Saragih-Amran Sinaga dan Lindung Gurning-Soleh Saragih. (Anlee)
Share this article :

Post a Comment