Home » , , , » "Semua Urusan Mesti Uang Tunai" Peringkat 10 Provinsi Pemerintah Terkorup

"Semua Urusan Mesti Uang Tunai" Peringkat 10 Provinsi Pemerintah Terkorup

Written By Beritasimalungun on Friday, 4 March 2016 | 08:23

JALAN LINTAS PROVINSI DI SIMALUNGUN

BERITASIMALUNGUN.COM-Istilah Semua Urusan Mesti Uang Tunai (“SUMUT”) ternyata bukan asal istilah atau slogan belaka. Memang istilah “Sumut” kini sudah terbukti dengan disandangya masuk dalam peringkat 10 provinsi terkorup pemerintahannya di Indonesia.

Sumut provinsi paling “berprestasi” dalam hal korupsi. Buktinya, 4 tahun menyandang gelar provinsi nomor 1 paling korup. Seperti dilansir Mediaaktual.com, Sumatera Utara (Sumut-red) memang layak ditempeli label sebagai provinsi terkorup.

Bayangkan, sejak 2012 hingga 2015 ini Sumut selalu menempati posisi teratas daftar daerah terkorup berdasar kajian sejumlah lembaga pemerhati penyelewengan uang rakyat.

Dari data yang dihimpun mediaaktual.com, tahun 2012, berdasar kajian Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra-red) yang mengacu hasil audit BPK semester II 2012, Sumut posisi teratas. Peringkat ini, masih berdasar kajian Fitra, bertahan hingga 2013.

Selanjutnya, berdasar kajian Indonesia Corruptions Watch (ICW-red) semester I 2014, Sumut juga masih teratas. Semester II 20014, Sumut berada di posisi kedua setelah Riau.

Data ICW tersebut mirip dengan data Center For Budget Analysis (CBA-red) yang dikirim ke mediaaktual.com kemarin (15/11). Hasil olahan CBA  dari hasil pemeriksaan BPK tahun 2014, Sumut menempati posisi kedua dugaan provinsi terkorup se-Sumatera.

“Sumut posisi kedua, potensi kerugian negara Rp 770.963.640.000 dengan 435 kasus,” ujar Direktur Eksekutif CBA Uchok Sky Khadafi kepada mediaaktual.com kemarin.

Berbeda dengan data ICW, kajian BCA posisi teratas ditempati Provinsi Aceh, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 1.428.895.470.000, dengan 1.021 kasus.

Eh, masuk 2015, yakni semester I, Sumut kembali berhasil “merebut” kembali posisinya di puncak daftar daerah terkorup di Indonesia, masih berdasar data ICW.

Peneliti Divisi Investigasi ICW Wana Alamsyah pada 17 Oktober 2015 menyebut, semester I 2015, Sumut merupakan provinsi yang mengalami kerugian negara paling banyak akibat kasus korupsi yakni mencapai Rp120,6 miliar dengan nilai suap sebesar Rp500 juta.

Peringkat Provinsi Terkorup di Indonesia 2015 menurut ICW yakni 1. Sumatera Utara, 2. Nusa Tenggara Timur, 3. Jawa Barat, 4. Jawa Tengah, 5. Jawa Timur, 6. Sumatera Selatan, 7, Sumatera Barat, 8. Lampung, 9. Papua, 10. Riau. (Jay)

Share this article :

Post a Comment