Home » , , » Menteri Pariwisata Akui Akses Infrastruktur Merupakan Kelemahan Danau Toba

Menteri Pariwisata Akui Akses Infrastruktur Merupakan Kelemahan Danau Toba

Written By Beritasimalungun on Saturday, 20 August 2016 | 17:16

Menteri Pariwisata Akui Akses Infrastruktur Merupakan Kelemahan Danau Toba
Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan keterangan terkait acara Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Hotel Inna Parapat, Sabtu (20/8/2016). Ist
BeritaSimalungun.com, Parapat-Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, kelemahan Danau Toba untuk berkembang menjadi wisata berkelas dunia karena sulitnya akses infrastruktur.(Baca: Buruknya Jalan Lingkar Danau Toba)

"Selama ini memang akses infrastruktur menjadi kelemahan. Tapi sekarang mulai bekerjanya badan khusus untuk kawasan Danau Toba telah ada rute penerbangan Jakarta-Silangit dan Kualanamu-Silangit," katanya di media center Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba, di Hotel Inna Parapat, Sabtu (20/8/2016).

Ia menambahkan, pemerintah juga telah membangun jalan tol menuju kawasan Danau Toba. Sehingga, adanya pemenuhan infrastruktur wisatawan yang datang ke Danau Toba dapat meningkat.

"Setelah dibuka rute penerbangan, sekarang ini tengah di bangun jalan tol dari Bandara Kualanamu menuju Tebingtinggi, Pematang Siantar dan Parapat Simalungun," ujarnya.

Selain itu, kata dia, kegiatan Karnaval Kemerdekaan Danau Toba untuk memeriahkan kemerdekaan dan membangun destinasi wisata Danau Toba.

"Danau Toba ini adalah danau terbesar kedua di dunia. Tapi kalau danau vulkanik nomor satu terbesar. Sedangkan, Pulau Samosir itu sebesar Singapura," katanya.

Dia menyampaikan, Presiden Joko Widodo direncanakan menghadiri karnaval dan pesta rakyat di Parapat Simalungun dan Balige Toba Samosir.

"Sejak menjabat di akhir 2014, Presiden rutin mengadakan perayaan kemerdekaan yang tidak hanya terpusat di Jakarta. Tahun lalu perayaan serupa digelar di Pontianak dengan tajuk Karnaval Khatulistiwa," ujarnya mengakhiri.(Tri)
Share this article :

Post a Comment