Home » , » Megawati Minta Dukungan Agar Arsip KTT Non-Blok Jadi Memori Dunia

Megawati Minta Dukungan Agar Arsip KTT Non-Blok Jadi Memori Dunia

Written By Berita Simalungun on Friday, 14 October 2016 | 15:49

Megawati Soekarnoputri

BeritaSimalungun.com, Denpasar-Megawati Soekarnoputri yang hadir dalam Forum Kebudayaan Dunia (World Culture Forum/WCF) 2016 yang berlangsung di Bali mengusulkan agar arsip KTT Non-Blok pertama di Jakarta menjadi memori dunia. Hingga saat ini, baru arsip Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung yang menjadi Memory of The World. 

"Saat ini kami sedang memperjuangkan arsip KTT Non-Blok pertama untuk ditetapkan sebagai Memory of The World oleh UNESCO pada tahun ini. Kami mengharapkan dukungan saudara semua," kata Megawati di Denpasar, Kamis (13/10).

Indonesia, kata Megawati, berkeyakinan bahwa upaya menjadikan arsip KTT Non-Blok sebagai memori dunia merupakan langkah penting  meyakinkan dunia agar menjauhi konflik.

"Ini demi memberi keyakinan pada kita semua, bahwa cara damai dan diplomasi kebudayaan adalah jalan terbaik dalam menyelesaikan setiap konflik dalam hubungan antarbangsa," tegasnya.

Lebih jauh, Megawati menilai pengakuan atas arsip KTT Gerakan Non-Blok yang dilaksanakan pada 1961 di Belgrade, Yugoslavia, adalah bagian dari pengakuan dunia atas kebenaran sejarah.

"Kita tidak boleh menjadi kaum yang ahistoris. Sejarah adalah kekayaan kebudayaan manusia, yang menjadi modal sekaligus pisau analisa, untuk kehidupan yang lebih baik di masa sekarang dan yang akan datang," ulasnya.

Selain dihadiri ratusan peserta dari 47 negara, acara itu juga dihadiri oleh Mendikbud Muhadjir Effendy dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang mendampingi Megawati.

Sekjen PBB Ban Ki Moon hadir melalui video call yang ditayangkan di awal acara. Ban Ki Moon menyapa Presiden Megawati, serta mengirim salam kepada Presiden Joko Widodo yang tak hadir pada acara itu. (SP)
Share this article :

Post a Comment