. Bom Molotov Telan Korban di Depan Gereja Oikumena Sengkotek Samarinda | BeritaSimalungun
Home » , » Bom Molotov Telan Korban di Depan Gereja Oikumena Sengkotek Samarinda

Bom Molotov Telan Korban di Depan Gereja Oikumena Sengkotek Samarinda

Written By Beritasimalungun on Sunday, 13 November 2016 | 14:31

Gereja Oikumene RT 03 No 32 Jalan Cipto Mangun Kusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Provinsi kalimantan Timur (Kaltim). Foto-foto IST

Pelempar Bom Molotov di Samarinda Berinisial J. Foto IST

Gereja Oikumene RT 03 No 32 Jalan Cipto Mangun Kusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Provinsi kalimantan Timur (Kaltim). Foto-foto IST

Korban Bom Molotov di halaman parkir depan  Gereja Oikumene RT 03 No 32 Jalan Cipto Mangun Kusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Provinsi kalimantan Timur (Kaltim). Foto-foto IST

Korban Bom Molotov di halaman parkir depan  Gereja Oikumene RT 03 No 32 Jalan Cipto Mangun Kusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Provinsi kalimantan Timur (Kaltim). Foto-foto IST

Pelempar Bom Molotov di Samarinda Berinisial J

BeritaSimalungun.com, Samarinda-Siang ini (Minggu 13 Nopember 2016) media sosial dihebohkan dengan kejadian terjadinya tindak kriminal dan aksi teror di depan Gereja Oikumene RT 03 No 32 Jalan Cipto Mangun Kusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Provinsi kalimantan Timur (Kaltim).  Kejadian itu seorang tak dikenal telah terjadi pelemparan diduga mengunakan jenis Bom Molotov di halaman parkiran depan gereja Oikumene tersebut.(Baca: Identitas 4 Korban Anak)

Dikutip dari Medsos akun Fawer FullFander Sihite, kejadian itu sekira pukul 10.00 WIB. Berikut ini kronologis kejadian menurut postingan  Fawer FullFander Sihite.(Baca: Foto Peristiwa)

1. Sekitar pukul 10.00 Wita jamaat yang selesai melaksanakan kegiatan ibadah keluar melalui pintu depan menuju ke parkiran. Tiba-tiba datang orang yang tidak dikenal melemparkan sesuatu yang diduga mengunakan jenis bom molotov.

2. Sekitar pukul 10.15 wita pelaku yang melempar bom jenis molotov tadi melarikan diri ke arah depan dan melompat ke Sungai Mahakam. Warga melihat kejadian tersebut berusaha mengejar pelaku dan akhirnya pelaku ditangkap oleh warga dan diserahkan ke pihak Kepolisian Polsek Samarinda Seberang.

3. Adapun korban akibat ledakan tersebut berjumlah 5 orang anak-anak dan saat ini dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Muis Samarinda dan menjalani perawatan intensif. Demikian yang dapat dilaporkan sementara perkembangan di 87 kembali. Gereja Oikumene, dipakai bergantian. Saat kejadian bom, gereja sedang dipakai oleh Jemaat HKBP.

Sementara Nitizen lain atas akun Jona menuliskan, “informasi ini saya bagikan tertutup hanya kepada saudara-saudara se-Iman. Walaupun berat, namun saya rasa harus memberitahukannya kepada publik,” tulis Jona.

Berikut ini info dari Jona yang dipublikasikannya di gambar kejadian tersebut. Info : Direncanakan dalam dua minggu mendatang yaitu tanggal 18 November 2016 direncanakan akan dilaksanakan demo besar-besaran dipimpin Habib Risiz bersama Kelompok Islam Garis Keras dengan tujuan utama menggulingkan Tahta Kepemimpinan Jokowi.

Demo tersebut akan ditunggangi oleh kelompok yang sudah siap melakukan aksi Bom Bunuh Diri. Selain aksi tersebut, untuk menggoyang kabinet Jokowi, akan dilakukan juga aksi pengeboman pada Gereja-gereja di bulan Desember sampai dengan Malam Pergantian Tahun.

Sejak H-2 dari tanggal 4 Nov 2016 saya telah bergabung sebagai Data IT dalam Tim SB Anti Teror dari BIN, dan sudah berhasil mengantisipasi aksi Bom Bunuh Diri dalam demo tersebut. Sakarag Tim sementara bergerak ke Bogor dan Depok untuk target berikut.

Sementara TIM lain sudah bergerak ke Solo. Saya sampikan kepada saudara-saudara se-Iman, untuk lebih waspada di daerah masing-masing, khususnya di Gereja saat pelaksanaan Ibadah. Diharapkan lebih teliti dalam mengenali Jemaat masing-masing.

Jika ada orang yang baru dalam Jemaat saat ibadah, mohon untuk dapat ditanya keberadaanya. Ciri-ciri orang yang membawa Bom Bunuh diri adalah menggunakan baju yang besar dan kedodoran hingga tidak terlihat bom yang diikat pada tubuhnya. Dan pelaku akan terlihat gelisah, gugup dan berkeringat, namun ada juga pelaku yang terlihat tenang.


Selain itu, hindari pusat-pusat keramaian seperti Mall, jika memang tidak ada keperluan yan mendadak. Demikian informasi saya, semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi saudara-saudara se-Iman. Tuhan Memberkati. Kita Bawa dalam Doa, Minta Perlindungan dan Penyertaan NYA. JBU. 

Pelempar Bom Molotov di Samarinda Berinisial J

Ledakan bom molotov di depan Gereja Oikumene di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Lo Janan Ilir, Samarinda, Kaltim, pagi tadi menyebabkan lima orang menjadi korban.

"Pelakunya berinisial J," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Jakarta, Minggu (13/11), dilansir Beritasatu.com.

Menurut Boy, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Jemaat yang selesai melaksanakan kegiatan ibadah keluar melalui pintu depan menuju ke parkiran. Tiba-tiba datang orang yang tidak dikenal melemparkan sesuatu yang diduga menggunakan jenis bom molotov.

Sekitar pukul 10.15 Wita, pelaku yang melempar bom jenis molotov tadi melarikan diri ke arah depan dan melompat ke Sungai Mahakam.

Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha mengejar pelaku dan akhirnya pelaku ditangkap oleh warga dan diserahkan ke pihak Kepolisian Polsek Samarinda Seberang. (BS-1)
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.