. Danau Toba Tak Masuk Dalam 22 Event Besar Pariwisata April-Mei 2017 | BeritaSimalungun
Home » , » Danau Toba Tak Masuk Dalam 22 Event Besar Pariwisata April-Mei 2017

Danau Toba Tak Masuk Dalam 22 Event Besar Pariwisata April-Mei 2017

Written By Beritasimalungun on Friday, 24 February 2017 | 07:13

Kota Parapat, Kabupaten Simalungun.
BeritaSimalungun.com, Jakarta-Kementrian Pariwisata (Kempar) merekomendasikan 22 event besar pada April-Mei mendatang. Danau Toba tak masuk dalam daftar 22 event besar Parawisata yang diprogramkan Kementerian Parawisata RI. Bahkan pemerintah kabupaten se keliling Danau Toba tak ada membuat kegiatan secara Nasional dalam mempromosikan Danau Toba sebagai Monaco Of Asia itu.

Event besar dari Sumatera Utara hanya masuk yakni Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Kabupaten/Kota Sumatera Utara, yang dilaksanakan Minggu ke-2 Maret hingga Minggu ke-2 April 2017.

 “Anda yang belum punya rencana kemana-mana, silakan hadir ke festival budaya, sport tourism, kuliner, belanja, alam dan banyak kegiatan kepariwisata lain yang kami kolaborasi dengan daerah-daerah. Sekaligus bisa meraba seberapa kaya pesona Indonesia ini,” ajak Menteri Pariwisata Arief Yahya, di Jakarta seperti dilansir BeritaSatu.com, Kamis (23/2/2017).

Menpar mengajak masyarakat memilih dan membuat rencana perjalanan, sekaligus browsing minat apa yang belum terlaksana pada 2017. 

“Kalau merencanakan jauh-jauh hari, bisa booking transportasi dan akomodasi lebih longgar, lebih murah, dan lebih banyak destinasi yang bisa dicari,” kata Arief Yahya.

Dia mencontohkan, event tahunan Tambora Menyapa Dunia di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, NTB. Event yang dilangsungkan pada 12-16 April itu digelar untuk memperingati dua abad meletusnya Gunung Tambora. 

Selain itu mendukung Gunung Tambora sebagai Taman Nasional untuk tujuan wisata alam kepada para pendaki gunung nasional maupun internasional.

“Sekaligus mendukung program Visit Lombok Sumbawa 2017,” ungkap pria asal Banyuwangi ini.

Kemudian, Festival Danau Latu Tawar di Aceh Tengah, 13-16 April. Ada kegiatan pacuan kuda, LautTawar Bike Championship, Pentas Seni Gayo, Pameran Foto, Lomba Perahu, Marathon Lintas Danau Laut Tawar 10K, dan lainnya. 

“Ada belum pernah mencicipi aroma kopi dari tanah asalnya, Gayo kan? Silakan membuat rencana ke sana,” ajak Menpar Arief Yahya.

Event besar lainnya adalah Tour de Flores, di Flores, NTT pada 15-23 Mei.

Kegiatan Pariwisata April-Mei 2017:

1. Festival Candi Muarajambi, di Kawasan Candi Muarajambi, Kab. Muaro Jambi, April 2017.

2. Pesta Laut “Mappanretasi” Kalsel, Pantai Pagatan, Kabupaten Tanah Bambu, April 2017.

3. Festival Teluk Jailolo, Maluku Utara, Halmahera Barat, April 2017.

4. Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Kabupaten/Kota Sumatera Utara, Minggu ke-2 Maret s/d minggu ke-2 April 2017.

5. Lampung Bay Marathon LA 10K+, Pesisir Teluk Lampung, Kab. Pesawaran, Lampung, Minggu ke-3 April 2017.

6. Festival Pesono Teluk Tomini, Kab. Parigi Moutong, Sulteng, 1 - 9 April 2017.

7. Jakarta Fashion & Food Festival, La Piazza Kelapa Gading, Jakarta 7 April-7 Mei 2017.

8. Majapahit Travel Fair (MTF), Grand City Convex, Surabaya, Jatim, 13-16 April 2017.

9. Tambora Menyapa Dunia, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, NTB, 12-16 April 2017.

10. Festival Danau Laut Tawar , Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, 13-16 APRIL 2017.

11. Sungailiat Triathlon, Sungailiat, Bangka Belitung, 22-April-2017.

12. Halo Sultra, Sulawesi Tenggara, 23-27 April 2017.

13. Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci (FMPDK) XVI/2017 Pinggir Danau Kerinci, Kab. Kerinci, Jambi, Mei 2017.

14. Festival Geopark Merangin 2017, Kawasan inti Geopark Merangin-Kab. Merangin Jambi, Mei 2017.

15. Seba Baduy, Pendopo Gubernur Lama Banten, Serang, Mei-2017.

16. Festival Budaya “Isen Mulang” (FBIM), Palangkaraya, Kalteng 18-24 Mei 2017.

17. Bamboo Rafting Festival Kalsel, Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Mei-2017.

18. Legu Gam, Maluku Utara, Ternate, Mei-2017.

19. Festival Tidore, Kota Tidore, Maluku Utara, Mei-2017.

20. Festival Pesona Kirab Laut Nusantara Gorontalo, Gorontalo, 1-10 Mei 2017.

21. Tour de Barelang, Batam, Kepri 13 Mei 2017.

22. Tour de Flores, Flores, NTT, 15-23 Mei 2017. (BS-1Lee)


Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.