. Bom Kampung Melayu, Jokowi: Masyarakat Tenang, Jaga Persatuan | BeritaSimalungun
Home » , , , » Bom Kampung Melayu, Jokowi: Masyarakat Tenang, Jaga Persatuan

Bom Kampung Melayu, Jokowi: Masyarakat Tenang, Jaga Persatuan

Written By Beritasimalungun on Thursday, 25 May 2017 | 11:38

Petugas Kepolisian dari Inafis Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara setelah terjadi ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis 25 Mei 2017 dini hari. (SP/Joanito De Saojoao)
BeritaSimalungun.com, Solo- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh elemen masyarakat tetap tenang dan menjaga persatuan sebagai bangsa. Ajakan itu diserukan Presiden Jokowi menanggapi teror bom bunuh diri yang dilakukan dua teroris di terminal Kampung Melayu, Jakart Timur, Rabu (24/5/2017) malam.

"Saya serukan agar semua anak bangsa di seluruh pelosok Tanah Air tetap tenang dan tetap menjaga persatuan. Kita harus terus jaga ketenangan dan kesejukan," kata Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers di Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/5).

Teror bom bunuh diri menewaskan tiga anggota polisi yang sedang menjalankan tugas pengamanan di lokasi itu. Selain itu, 10 warga lainnya, yang terdiri atas 5 anggota polisi dan 5 warga sipil lainnya, mengalami luka-luka dan kini dalam perawatan intensif di rumah sakit.

Presiden Jokowi menyatakan, ketenangan dan persatuan sangat diperlukan, terlebih di saat umat muslim sedang mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan. "Karena hari-hari ini, kita umat muslim sedang mempersiapkan diri untuk masuk ke Bulan Ramadan, untuk menjalankan ibadah puasa," kata Presiden Jokowi. (BS)




Sumber: Beritasatu.com
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.