. Pengacara Sebut Jonru Ginting Dijadikan Tersangka dan Ditahan Polisi | BeritaSimalungun
Home » , » Pengacara Sebut Jonru Ginting Dijadikan Tersangka dan Ditahan Polisi

Pengacara Sebut Jonru Ginting Dijadikan Tersangka dan Ditahan Polisi

Written By Beritasimalungun on Friday, 29 September 2017 | 12:37

Jonru Ginting sebelum diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/9/2017).(Kompas.com/Akhdi Martin Pratama)
BeritaSimalungun, Jakarta-Pegiat media sosial Jonru Ginting ditahan polisi. Dia ditahan terkait kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian yang dilaporkan Muannas Al Aidid. 

"Pemeriksaan dari sore kemarin itu sampai lewat tengah malam tuh, dinihari, sebetulnya dari proses penyelidikan, tiba-tiba tersangka, langsung ditahan," ujar pengacara Jonru, Djuju Purwantoro saat dikonfirmasi, Jumat (29/9/2017). 

Djuju menilai kasus ini terlalu dipaksakan. Menurut dia, kliennya baru diperiksa satu kali langsung ditetapkan menjadi tersangka dan akhirnya ditahan. 

"Jadi terlalu dipaksakan, terlalu subyektif sekali karena hanya gara-gara sangkaannya pasal 28 ayat 2 UU ITE, ancamannya kan di atas 5 tahun. kalau sudah seperti itu selalu penyidik jadi memiliki keputusan yang sangat represif, luar biasa dan subyektif," kata Djuju. Muannas Al Aidid melaporkan Jonru Ginting ke Polda Metro Jaya pada Kamis (31/8/2017). 

Laporan ini diterima polisi dalam laporan bernomor: LP/4153/ VIII/2017/ PMJ/Dit. Reskrimsus. Dalam laporan itu, polisi menyertakan Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat 2 Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Muannas menilai, unggahan Jonru di media sosial sangat berbahaya dan jika dibiarkan dapat memecah belah bangsa Indonesia. 

Buktikan Dirinya Tak Takut 

Pegiat media sosial Jonru Ginting memenuhi panggilan pemeriksaan polisi atas laporan Muannas Al Aidid terhadap dirinya. Muannas menilai Jonru telah menyebarkan ujaran kebencian di media sosial. Jonru mengaku memenuhi panggilan ini untuk menepis isu miring yang menyebut dirinya takut diperiksa oleh polisi.

"Kalau kemarin mereka menyebut Jonru enggak berani datang, nih buktinya saya berani," ujar Jonru di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/9/2017). Jonru menambahkan, dia siap menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor dalam kasus ini. Dia siap menerima apapun yang akan terjadi nantinya. 

"Saya bukan Tuhan gitu lho, apapun bisa terjadi, saya siap," kata Jonru. Dia juga mengaku tak mempermasalahkan Muannas melaporkan dirinya ke polisi. Jonru berpendapat postingannya di media sosial tak mengandung ujaran kebencian. 

"Saya enggak usah menyesal, enggak ada gunanya menyesal, menyesal bikin rugi kita sendiri," ujarnya. Muannas Al Aidid melaporkan Jonru Ginting ke Polda Metro Jaya pada Kamis (31/8/2017). 

Laporan ini diterima polisi dalam laporan bernomor: LP/4153/ VIII/2017/ PMJ/Dit. Reskrimsus. Dalam laporan itu, polisi menyertakan Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat 2 Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Muannas menilai, unggahan Jonru di media sosial sangat berbahaya dan jika dibiarkan dapat memecah belah bangsa Indonesia. (BS)

Sumber: Kompas.com
Share this article :

Post a Comment

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis