. Hancur Kita Namboru!! Tempat Pelelangan Ikan di Haranggaol, Dijadikan “LAPO” Tuak | BeritaSimalungun
Home » , » Hancur Kita Namboru!! Tempat Pelelangan Ikan di Haranggaol, Dijadikan “LAPO” Tuak

Hancur Kita Namboru!! Tempat Pelelangan Ikan di Haranggaol, Dijadikan “LAPO” Tuak

Written By Beritasimalungun on Friday, 23 February 2018 | 07:37

Hancur Kita Namboru!! Tempat Pelelangan Ikan di Haranggaol, Dijadikan “LAPO” Tuak
BeritaSimalungun-Tempat Pelelangan Ikan (TPI) milik pemerintah yang ada di Haranggaol, Kecamatan Horisan Haranggaol, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara kini telah beralih fungsi dan digunakan sebagai tempat jualan (Lapo) tuak atau minuman keras.

Tidak berfungsinya TPI tersebut kini telah membuat warga Haranggaol merasa kecewa, kenapa? Karena bangunan tersebut kini tampak miris bagaikan kandang hewan.

Kotoran yang berserak, dan kadang baunya sangat menyengat, sehingga warga yang tinggal dekat dengan Tempat Penjualan Ikan tersebut kadang tidak bisa menahan bau yang sangat menyengat tersebut.

Ketua RT 05 Ferianto mengatakan bahwa di Tempat Penjualan Ikan tersebut kini sangat sering ada orang yang membuat resah warga sekitar.

Namun Feri enggan menyebutkan siapa nama oknum yang sering nongkrong dan minum tuak disana. Dan bukan hanya minum, tapi kadang sampai membuat keributan sehingga mengganggu kenyamanan warga Jona Gudang.

Masih menurut Ferianto, bahwa dirinya menganggap bahwa bangunan yang dibangun Pemrovsu ini hanya proyek bangunan yang mubajir.

Feri juga berharap agar bangunan itu dapat di fungsikan kembali agar menjadi meningkatnya tingkat perekonomian warga Haranggaol Horisan Kabupaten Simalungun. (BS-akarliputansumut.com)
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.