}); Luhut Binsar Pandjaitan Menatap Masa Depan SMA Unggul Del | BeritaSimalungun
Home » , , » Luhut Binsar Pandjaitan Menatap Masa Depan SMA Unggul Del

Luhut Binsar Pandjaitan Menatap Masa Depan SMA Unggul Del

Written By Beritasimalungun on Monday, 15 July 2019 | 18:47

"Kami juga bersyukur bahwa di hari Sabtu itu masih diijinkan menyaksikan penerimaan 149 siswa baru SMA Unggul Del dan mewisuda 130 lulusannya," Luhut Binsar Pandjaitan.FB
Beritasimalungun-Sabtu pagi (13 Juli 2019), saya duduk berduaan bersama istri di halaman kediaman kami di kompleks IT Del di Laguboti Sumut. Sambil menikmati indahnya hamparan rumput hijau di hadapan kami, istri saya mengajak untuk mensyukuri betapa besar anugerah Tuhan itu. 

Cita-cita boleh Tuhan letakkan di hati kami berdua. Boleh juga dilaksanakan oleh tim yang hebat yang terdiri dari para pimpinan, dosen, dan lainnya. Tapi semua boleh terjadi hanya karena anugerah Tuhan. Maka dari itu tidak boleh ada yang menyombongkan diri.

Dulu saya tidak salah pilih pacar yang akhirnya jadi istri, gumam saya.

Kami juga bersyukur bahwa di hari Sabtu itu masih diijinkan menyaksikan penerimaan 149 siswa baru SMA Unggul Del dan mewisuda 130 lulusannya.

Nilai rata-rata UN dari 6 lulusan terbaiknya mendekati angka 100. Bahkan ada yang sudah diterima di National University of Singapore yang merupakan perguruan tinggi terbaik nomor 2 di Asia (versi THE). Sebagian besar dari mereka diterima di ITB yaitu sebanyak 43 orang. Lainnya diterima di berbagai kampus lain seperti misalnya UGM, UI, ITS, USU, Unpad, Undip, Unair, IPB, Pertamina, STT Jakarta, dan juga IT Del.

Pesan saya untuk anak-anakku yang akan pergi, bolehlah bersenang-senang sebentar lalu konsentrasi belajar lagi. Masih panjang perjalananmu. Satu hal yang saya titipkan, jangan pernah menghianati almamatermu. Jaga nama, derajat, dan kehormatan almamatermu dalam pergaulan dengan teman-teman baru di sana.

Buat siswa-siswi SMA Unggul Del yang baru masuk, jadilah dirimu sendiri. Kamu juga harus kuat, belajar dengan sungguh - sungguh. Tidak ada yang bisa dicapai dengan kerja yang mudah. Saya sudah 72 tahun masih kerja keras. Kenapa? Karena Tuhan telah memberi kita telenta dan kesempatan, sehingga kita harus memanfaatkannya dengan baik.

Jangan sia-siakan hidup. Hidupmu harus bermanfaat untuk orang banyak
.(FB-
Luhut Binsar Pandjaitan)










Share this article :

Post a Comment