. Keindahan Danau Toba Tertutupi Mahalnya Tiket Pesawat | BeritaSimalungun
Home » , , » Keindahan Danau Toba Tertutupi Mahalnya Tiket Pesawat

Keindahan Danau Toba Tertutupi Mahalnya Tiket Pesawat

Written By Beritasimalungun on Sunday, 17 November 2019 | 07:58

Pesona Danau Toba. Foto Antara
Medan, BS- Jumlah wisatawan domestik dan mancanegara ke Danau Toba bakal sulit untuk mengalami peningkatan jika harga tiket pesawat dari Jakarta tujuan Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara (Sumut), masih mencekik leher. Oleh karena itu, gebrakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti dua tahun lalu, sangat diperlukan.

"Perbedaan harga tiket sangat mencolok dari Jakarta - Bandara Silangit dan Jakarta - Denpasar, Bali. Padahal, jarak waktu tempuh perjalanan di kedua destinasi wisata ini sama-sama dua jam. Harga tiket memukul industri pariwisata Danau Toba," ujar mantan Bupati Tapanuli Utara periode 1999-2004, RE Nainggolan, Sabtu (16/11/2019).

Nainggolan yang juga mantan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Sekda Pemprov) Sumut ini mengungkapkan, harga tiket dari Jakarta ke Denpasar untuk penerbangan, Minggu (17/11/2019) masih ada di harga Rp 842.000. Sementara itu, untuk di hari yang sama, penerbangan Jakarta ke Silangit sudah pada angka Rp 1,8 juta.

“Ini kan disparitas yang luar biasa. Bisa kita bayangkan, jika lima orang dalam satu keluarga misalnya bepergian ke Bali mereka hanya menghabiskan sekitar Rp 8 juta untuk tiket PP, dan harus merogoh kocek sampai Rp 18 juta kalau ingin ke Danau Toba. Pulang pergi sudah Rp 36 juta hanya untuk harga tiket pesawat saja," ungkapnya.

Nainggolan yang saat ini menjadi pemerhati Danau Toba mengingatkan, biaya perjalanan adalah pertimbangan utama bagi orang saat memilih destinasi wisata.

“Kita bicara secara umum. Kalau mereka yang kaya raya tentu bukan persoalan, dan mereka mungkin punya pesawat sendiri. Akan tetapi bagi kelas menengah ke bawah yang menjadi pengunjung utama Danau Toba, itu pertimbangan utama. Seberapa ingin pun mereka melihat Danau Toba, melihat kalkulasi di atas, tentu mereka akan lebih memilih ke Bali,” katanya.

Oleh karena itu, RE merasa harus ada solusi dan campur tangan pemerintah terhadap persoalan ini. Jangan jadi sia-sia kerja keras untuk membenahi Bandara Silangit. Di satu sisi bandara terus mengalami perkembangan, infrastruktur di sana terus dibangun untuk meningkatkan kualitas pelayanan, runway-nya makin panjang, apron makin lebar. Namun, kalau pengunjung tidak datang, buat apa? Jangan nanti masyarakat yang disalahkan," imbuhnya.

Menurutnya, harga tiket pesawat penerbangan domestik yang masih mahal membuat kunjungan wisatawan ke Danau Toba, turun drastis melebihi 10 persen. Padahal Danau Toba masuk dalam super prioritas lokasi wisata yang harus dikembangkan oleh pemerintah Indonesia. Penurunan terhitung sejak Januari hingga bulan November 2019, dibanding periode yang sama tahun 2018 lalu.

Selain itu, pesawat yg mendarat di Silangit juga sudah semakin berkurang baik dari Medan maupun Jakarta. Kalau pemerintah tidak campur tangan seperti gebrakan Presiden Jokowi sekitar 2 tahun lalu, saya khawatir tidak lagi ada pesawat yang mendarat di Silangit.

"Menteri Perhubungan dan MenParkeraf RI harus segera melakukan sesuatu tindakan nyata, agar harga tiket bisa kembali mendekati normal, sehingga pariwisata kita terus meningkat. Saya yakin pemerintah dan pihak maskapai bisa menemukan formula untuk menyelamatkan kemudian meningkatkan pariwisata Danau Toba, demi kebaikan bagi semua, dan terutama peningkatan taraf perekonomian warga di kawasan,” sebutnya.(BS)

Sumber: Suara Pembaruan
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.