. PGI Prihatin Adanya Larangan Ibadah Natal di Sumbar | BeritaSimalungun
Home » , » PGI Prihatin Adanya Larangan Ibadah Natal di Sumbar

PGI Prihatin Adanya Larangan Ibadah Natal di Sumbar

Written By Beritasimalungun on Thursday, 19 December 2019 | 08:15

Gomar Gultom, Henriette Tabita Hutabarat-Lebang, dan Albertus Patty. ( Foto: Antara )
Jakarta, BS- Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt Gomar Gultom mengaku telah mendengar kabar terhadap kabar umat Kristiani di Sungai Tambang Kabupaten Sijunjung dan Jorong Kampung Baru, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) yang dilarang melakukan ibadah natal. Kondisi itu bahkan sudah terjadi sejak 1985 dan berlangsung hingga saat ini. 

“Ini memang Sumbar memiliki kekhasan. Selalu mereka dengan dalih adat syariah, sehingga beberapa daerah menganggap wilayah Minangkabau hanya boleh untuk umat Muslim,” kata Gomar Gultom ketika ditemui sesaat setelah pemaparan proses pencarian penerima Maarif Award 2020, di Aula Maarif Institute, Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Ia mengaku sangat prihatin dengan apa yang terjadi pada umat kristiani di daerah tersebut. Di satu sisi, warga kristiani dilarang melakukan ibadah di rumah-rumah, namun di sisi lain pendirian gereja pun sulit diperoleh.

“Saya prihatin dengan hal ini. Mereka melarang orang merayakan ibadah Natal di rumah-rumah. Persoalannya mereka tidak memberikan izin mendirikan gereja, jadi ini absurd. Sangat kacau. Mereka melarang orang beribadah Natal di rumah-rumah, hanya boleh di gereja. Tetapi mendirikan gereja tidak boleh,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu ia mengajak masyarakat untuk dapat berpikir rasional. Jika dilarang beribadah di rumah, maka seharusnya masyarakat dan pemerintah daerah bisa memberikan izin mendirikan gereja.

“Masyarakat saya ajak untuk lebih rasional. Kalau mereka tidak boleh merayakan Natal di rumah, maka berikan dong izin mendirikan gereja. Kita sepakat, oke tidak boleh beribadah di rumah-rumah, maka berikan izin mendirikan gereja,” kata Gultom.

Ia berharap kepada dua pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi tersebut untuk memfasilitasi kegiatan perayaan Natal warganya. Jangan sampai kejadian tersebut terus didiamkan.

“Kepada pemerintah di dua kabupaten ini, dan Pemerintah Provinsi harus memfasilitasi. Tugas pemerintah tidak mendiamkan, tetapi mendidik warganya untuk lebih berdasarkan konstitusi yang menjamin kebebasan beragama kepada masyarakat,” katanya.(BS)


Sumber: Suara Pembaruan
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Pantau Simalungun

Pantau Simalungun
KLIK Benner Untuk Beritanya

Febri Saragih dan Keluarga

Febri Saragih dan Keluarga
KLIK Benner Untuk Beritanya

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.