. Presiden Jokowi Mohon Doa Masyarakat Untuk Almarhumah Ibunda Sudjiatmi Notomihardjo | BeritaSimalungun
Home » , » Presiden Jokowi Mohon Doa Masyarakat Untuk Almarhumah Ibunda Sudjiatmi Notomihardjo

Presiden Jokowi Mohon Doa Masyarakat Untuk Almarhumah Ibunda Sudjiatmi Notomihardjo

Written By Beritasimalungun on Thursday, 26 March 2020 | 07:09

Presiden Jokowi di rumah duka, Jalan  Pleret Raya No 9 A Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kabupaten Surakarta Rabu (25/3/2020) Pukul 18.41 WIB.(Foto FB PDI Perjuangan)

Ibunda Presiden Joko Widodo (Sudjiatmi Notomihardjo) Dimakamkan di Mundu Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar, Kamis 26 Maret 2020.

Solo, BS-Kabar duka datang dari keluarga Presiden Joko Widodo. Ibunda tercintanya, Ibu Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada Rabu, 25 Maret 2020 setelah menderita sakit.

"Tadi sore pada jam 16.45 WIB telah berpulang ke hadirat Allah Swt. ibunda kami, Ibu Sudjiatmi Notomihardjo. Yang kami tahu bahwa ibu ini sudah 4 tahun menderita sakit," kata Presiden di rumah duka, di Surakarta.

Presiden juga meminta masyarakat Indonesia mendoakan almarhumah agar dosa-dosanya diampuni Allah Swt.

"Atas nama keluarga besar saya ingin memohonkan doa agar segala dosa-dosanya diampuni Allah Swt. dan husnulkhatimah," ujarnya.

"Rencana pemakaman insyaallah besok jam 1 siang, di pemakaman di Mundu Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar," imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa keluarga berharap masyarakat untuk bisa mendoakan dari rumah saja.

“Agar tidak terjadi kerumunan, keluarga akan sangat bahagia dan menghormati jika warga masyarakat semua bisa mendoakan dari rumah,” ucap Ganjar.

Ibunda Presiden Jokowi Berpulang

Innalillahi wa innaillaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah Ibu Hj. Sujiatmi Notomiharjo, Ibunda Bapak Presiden Joko Widodo di Solo, Rabu, 25 Maret 2020 pada pukul 16.45 WIB.

Saat ini Presiden Jokowi telah tiba di Solo pada pukul 17.52 WIB. Informasi lebih lanjut terkait wafatnya Ibunda Presiden akan disampaikan kemudian.

Jenazah tiba di rumah duka, Jalan  Pleret Raya No 9 A Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kabupaten Surakarta Rabu (25/3/2020) Pukul 18.41 WIB. (BS-Lee)







Presiden Jokowi pada Rabu 25 Maret 2020, pukul 16.45 WIB di Rumah Sakit DKT Surakarta .

Presiden Jokowi pada Rabu 25 Maret 2020, pukul 16.45 WIB di Rumah Sakit DKT Surakarta .



Presiden Jokowi di rumah duka, Jalan  Pleret Raya No 9 A Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kabupaten Surakarta Rabu (25/3/2020) Pukul 18.41 WIB.(Foto FB PDI Perjuangan)


Presiden Jokowi di rumah duka, Jalan  Pleret Raya No 9 A Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kabupaten Surakarta Rabu (25/3/2020) Pukul 18.41 WIB.(Foto FB PDI Perjuangan)

Presiden Jokowi di rumah duka, Jalan  Pleret Raya No 9 A Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kabupaten Surakarta Rabu (25/3/2020) Pukul 18.41 WIB.(Foto FB PDI Perjuangan)

Presiden Jokowi di rumah duka, Jalan  Pleret Raya No 9 A Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kabupaten Surakarta Rabu (25/3/2020) Pukul 18.41 WIB.(Foto FB PDI Perjuangan)

Presiden Jokowi di rumah duka, Jalan  Pleret Raya No 9 A Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kabupaten Surakarta Rabu (25/3/2020) Pukul 18.41 WIB.(Foto FB PDI Perjuangan)

Presiden Jokowi di rumah duka, Jalan  Pleret Raya No 9 A Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kabupaten Surakarta Rabu (25/3/2020) Pukul 18.41 WIB.(Foto FB PDI Perjuangan)

Presiden Jokowi di rumah duka, Jalan  Pleret Raya No 9 A Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kabupaten Surakarta Rabu (25/3/2020) Pukul 18.41 WIB.(Foto FB PDI Perjuangan)
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.