}); Lewat Pdt Renny Damanik, Tali Kasih Itu Menolong Tiga Anak Tanpa Ibu | BeritaSimalungun
Home » , » Lewat Pdt Renny Damanik, Tali Kasih Itu Menolong Tiga Anak Tanpa Ibu

Lewat Pdt Renny Damanik, Tali Kasih Itu Menolong Tiga Anak Tanpa Ibu

Written By Beritasimalungun on Monday, 6 April 2020 | 11:57

"Apa Yang Terjadi Setelah Satu Minggu?"
Lewat Pdt Renny Damanik, Tali Kasih Itu Menolong Tiga Anak Tanpa Ibu.
Oleh: Pdt Renny Damanik

Beritasimalungun-Setelah satu minggu, adik kecilku, tidak mempunyai ibu lagi untuk memasak nasi mereka, tidur bersama mereka, menyapa mereka, mengasihi mereka, keladang bersama, dan bersama melewati kehidupan ekonomi yang sulit, dan tidur di lantai tanah itu beralaskan plastik yang di lapis tikar di rumah yang kecil itu. Mereka bertiga. Bersama bapaknya, tinggal di rumah ini.

Tidak bisa kubayangkan adik kecil ini melewati hari-harinya dan khususnya apabila malam tiba. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana kehidupan mereka.

Selalu terngiang di telingaku, tangisanmu saat ku tutup peti zenajah itu, "MAMAKKKKK JANGAN TINGGAL KAN AKU, " Maka ku putuskan hari Minggu, (5 April 2020) aku akan mengunjungi mereka ke rumahnya.
Untuk menopang dan menguatkan mereka, saat minggu pertama tidak bersama lagi dengan ibunya. Saat itu juga, seorang ibu meng SMS aku, ibu yang hatinya mulia dan selalu tulus menolong orang yang membutuhkan pertolongan.

Adalah ibu St Lentina, Lentina Sari walaupun ibu ini tidak kenal jemaat ku ini dan tidak ada pertalian family, tapi selalu baik hati untuk berdiakonia. 

Saat itu juga aku berikan pada mereka dan dengan airmata mereka menerima itu, dan berterimakasih banyak pada inang ku ini. 

Saat kunjungan itu, kupodahilah mereka, pertama abangnya yang putus sekolah, supaya tidak nakal walau hidup susah. 

Tetapi membantu papanya keladang, untuk biaya hidup dan biaya adik kecil yang dua ini. Tuhan akan memberkatimu dan pekerjaanmu jika kau buat parhiteianni Naibata laho masu-masu horjamu.

Pada adik kecil tetap setia ibadah sekolah minggu walau mama telah tiada. Jangan takut dan kuatir untuk biaya naik kelas 6 dan lulusan SD. 

Penting rajin belajar, baik dan doa, tangan Tuhan pasti menolong. Lalu pada bapaknya, supaya mengurangi bahkan tidak usah ke kedai lagi dan tidak merokok demi anak anak ini. 

Bapak ini menangis tersedu sedu, dan akupun Baper juga, tidak tahan aku. Hampir hanyut juga terbawa perasaan. 

Hari ini setelah aku mengubur jemaatku di GKPS Sinondang, ada WA dari inangku St ROSDINA INDIRA APRILYANTI SINAGA, terenyuh hatinya melihat keluarga ini.

Setelah ku ceritakan keadaan keluarga Damanik/Saragih ini, inangku yang berhati mulia ini yang selalu suka menolong dengan tulus memberi tali kasih mereka.

Dan mereka juga tidak kenal jemaatku ini dan tidak ada pertalian keluarga. Semua itu baik inang Lentina dan inang St Dina ini digerakkan oleh Tuhan. 

Aku mengantarnya ketika hujan deras dan angin kencang. Petirpun besar, jalan rusak parah, aku senang saja dan tidak terbeban karena mengingat keluarga ini. 

Di jalan terpalang juga, tidak bisa lewat karena palang besar sejenis gapura roboh melewati kampung ini. Namun bisa diatasi oleh suamiku dan kami gilas palang itu, supaya bisa keluar mobil kami.

Aku melihat dalam kunjunganku 2x ini ke rumah adik kecilku ini. Mereka memiliki semangat dan kekuatan baru dan wajah nya berseri ketika diberi support positif dengan kekuatan Firman Tuhan supaya mereka optimis dalam hidup.

CoVid 19 bisa membuat orang berpisah dan jaga jarak, tapi dia si covid tidak mampu memisahkan kita dari Kasih Karunia Tuhan Roma 8:38-39. Tetap Stay In God.

Daaaaa daaaaa adik kecilku, Bou pulang dulu. Salam sehat salam sukacita.(*)

Inilah Foto-Foto Saat Pdt Renny Damanik Mengunjungi Rumah (Damanik/ Br Saragih) di Sinondang Simalungun. 







  



Lewat Pdt Renny Damanik, Tali Kasih Itu Menolong Tiga Anak Tanpa Ibu



Share this article :

Post a comment