. Banjir di Parapat, Jalin Sumut: Pemerintah Harus Mencari Akar Penyebab | BeritaSimalungun
Home » , , , » Banjir di Parapat, Jalin Sumut: Pemerintah Harus Mencari Akar Penyebab

Banjir di Parapat, Jalin Sumut: Pemerintah Harus Mencari Akar Penyebab

Written By Beritasimalungun on Friday, 14 May 2021 | 16:07

Kondisi Kota Parapat, Kabupaten Simalungun saat diterjang banjir bandang Kamis (13/5/2021). (Foto Juan Ambarita)

Parapat, BS
-Curah hujan yang tinggi sejak siang hari telah menyebabkan banjir di daerah wisata Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Kamis (13/5/2021). Banjir yang begitu tiba-tiba terjadi membuat sebagian warga panik dan menyebabkan sebagian badan jalan di sekitar lokasi tersebut tertutup.

Ketua Bidang Kajian, Strategi dan Aksi Jaga Lingkungan (Jalin) Sumatera Utara (Sumut), Edis Galingging selaku menyampaikan, kejadian ini begitu mengejutkan kita semua, mengingat daerah Parapat merupakan salah satu daerah wisata yang cukup populer di Sumatera Utara. 

"Kejadian ini sedikit membuka mata kita semua, bahwasannya ada suatu hal yang tidak baik dengan kondisi kawasan hutan di daerah pinggiran Danau Toba itu,” ujar Edis.

“Kita menduga banjir yang terjadi di wilayah itu tidak hanya disebabkan curah hujan yang tinggi, akan tetapi dikarenakan kawasan hutan di sekitar wilayah tersebut telah berkurang, sehingga menyebabkan berkurangnya daerah resapan air. Hutan yang telah berubah fungsi tidak mampu lagi menampung curah hujan yang turun, atas hal tersebut mengakibatkan banjir di sekitarnya,” tambahnya.

Menurut Edis Galingging, kejadian banjir bandang Parapat harus menjadi perhatian semua pihak, terkhususnya kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun agar serius menanggapi hal tersebut. 
Aktivis Jalin Sumut. (Foto Juan Ambarita)

"Betapa mirisnya kita bila hal ini terulang lagi, mengingat Parapat merupakan daerah wisata kebanggaan Kabupaten Simalungun, yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah kita. Bila perlu Pemkab Simalungun membentuk tim investigasi untuk mencari akar penyebab terjadinya banjir tersebut,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Kevin Lumban Gaol selaku Ketua Umum Jalin Sumut. Menurutnya, banjir ini adalah peringatan keras dari lingkungan untuk manusia. "Selayaknya manusia peka terhadap lingkungan, terutama hutan. Hutan merupakan daerah yang berfungsi menyerap air,” ucapnya.

“Sudah saatnya pemerintah mengkroscek kebijakan-kebijakan tentang hutan lindung di negara ini. Karena jika hal ini dibiarkan secara terus menerus akan terjadi musibah selanjutnya,” tutup Kevin.(Kontributor: Juan Ambarita)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.