. Musibah Kapal "Ihan Batak" di Pelabuhan Ambarita, Satu Unit Mobil Terjun Ke Danau Toba | BeritaSimalungun
Home » , , » Musibah Kapal "Ihan Batak" di Pelabuhan Ambarita, Satu Unit Mobil Terjun Ke Danau Toba

Musibah Kapal "Ihan Batak" di Pelabuhan Ambarita, Satu Unit Mobil Terjun Ke Danau Toba

Written By Beritasimalungun on Monday, 31 May 2021 | 19:36

Proses evakuasi satu unit mobil oleh warga. (Foto Istimewa) 

Samosir, BS-
Musibah Kapal Motor Penumpang (KMP) “Ihan Batak” mengalami musibah saat bersandar di Pelabuhan Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, Senin (31/5/2021) sekira pukul 14.40 WIB. Satu unit Mobil jenis Avanza BK 1421 QP terjun ke Danau Toba yang mengakibatkan seorang penumpang mobil tersebut bernama Desy Marizdayani (32) meninggal dunia.

Jatuhnya mobil jenis minibus merek Toyota Avanza dari Kapal Ferry Ihan Batak saat akan sandar dipelabuhan Ambarita, karena diduga akibat pintu penahan Kapal patah. Kapal Ferry Ihan Batak berangkat dari Pelabuhan Ajibata menuju Pelabuhan Ambarita.

Salah seorang penumpang mobil, Neiny, mengatakan mereka berasal dari Pematang Siantar menuju Samosir. Para korban langsung ditolong dan di evakuasi ke Puskesmas Ambarita.

Kapolsek Simanindo AKP TL. Tobing mengatakan, dalam peristiwa tersebut 1 orang meninggal dunia dan 3 orang lagi masih menjalani perawatan Intensif. Diketahui korban yang meninggal beralamat di Jalan Gunung Martimbang III No 82, Desa Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi, Sumut.

Menurut AKP TL. Tobing, kronologi kejadian jatuhnya mobil di Pelabuhan Kapal Ihan Batak di Pelabuhan Ambarita pada Senin (31/5/2021) Pukul 15.00 WIB akibat angin kencang.

“Benar bahwa KMP IHAN BATAK pada hari Senin tanggal 31 Mei 2021 sekira pukul 14.40 wib, telah bersandar di Pelabuhan Ambarita dan mengeluarkan isi muatan sebanyak 6 unit. Namun pada saat mobil unit ke 7 yaitu Avanza BK 1421 QP, angin bertiup kencang dan menggeser kapal sehingga kapal bergeser dan menyebabkan Rampdoor kapal Ihan Batak  tersebut terputus,” ujar AKP TL. Tobing.

 “Sehingga Pers Pos Yan dibantu masyarakat dan yang lainnya mencoba mengikat mobil tersebut dengan menggunakan tali. Namun beban mobil tersebut terlalu berat menyebabkan mobil tersebut menggantung di Ramp Door kapal. Yang mana kepala mobil kearah ke atas, namun penumpang yang dapat keluar dari dalam mobil sebanyak  3 orang. Tapi 1 orang  tidak dapat keluar dari dalam  mobil sehingga menyebabkan penumpang tersebut  terendam air di dalam mobil kurang lebih 15 menit sehingga mengakibatkan korban tersebut meninggal dunia,” kata AKP TL. Tobing.

Disebutkan, korban pada kejadian ini adalah Hj Farida (72) perempuan alamat Jalan Gunung Martimbang III No 82  Desa / Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi.

Kemudian korban lainnya yakni H Zulkarnain Tanjung (76) alamat Jalan Gunung Martimbang III No 82  Desa / Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi.

Korban lain yakni Desy Marizdayani (korban meninggal dunia) umur 32 tahun alamat Jalan Gunung Martimbang III No 82  Desa / Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi.
Korban Neiny Safrina (33) Alamat Jalan Padang Sidempuan No 1 Pematangsiantar. Selama proses penyelamatan berjalan dengan baik dibantu oleh warga. (BS-Berbagaisumber/Lee)
Share this article :

Post a Comment

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis