. Simalungun Berduka, Tokoh Budaya Jordi Purba Tutup Usia | BeritaSimalungun
Home » , , , , , » Simalungun Berduka, Tokoh Budaya Jordi Purba Tutup Usia

Simalungun Berduka, Tokoh Budaya Jordi Purba Tutup Usia

Written By Beritasimalungun on Thursday, 22 July 2021 | 09:45


Medan, BS-Masyarakat Simalungun kehilangan seorang tokoh Budayawan Simalungun, Jordiman Purba Sigumonrong SE. Putra Simalungun pegiat Seni Budaya kelahiran Sondiraya 30 Maret 1961 ini tutup usia di Rumah Sakit Murni Teguh Kota Medan, Kamis (22/7/2021) sekira Pukul 06.00 WIB akibat terpapar Covid-19. Sebelumnya Jordiman Purba telah menjalani perawatan selama tiga pekan di RS Vita Insani Kota Pematangsiantar selama tiga pekan.

Sementara prosesi pemakaman dilakukan secara prokes oleh Medis RS Murni Teguh di Pemakaman keluarga di Sondiraya, Kecamatan Pamatangraya, Kabupaten Simalungun, Kamis (22/7/2021) sore.

“Kabar duka yang paling dalam buat Simalungun yang telah kehilangan seorang tokoh yang sangat peduli dengan budaya, Pak Jordi Purba Sigumonrong. Selamat jalan Ketua Kami,” tulis Sully Sinaga di Group WA “MarSimalungun” Kamis pagi (22/7/2021).

“Udah dari 3 minggu yang lalu kela positif covid bang, sempat dirawat di RS Vita Insani Pematangsiantar, baru dirujuk ke RS Murni Teguh, Medan. Kami udah di Raya, seharusnya hari ini Kamis kami audiensi sama ketua dpr, tapi dengar kabar kayak gini, kami langsung nunggu di Sondiraya aja lah ya kela. Hancur kali rasanya kela. Padahal kemarin masih sehatnya kela itu, masih semangat nya kela itu untuk kegiatan ini. Kela Jordiman akan dimakamkan di Sondi Raya. Ini sedang dalam pengurusan perjalanan dari Rumah Sakit Murni Teguh Medan ke Sondi Raya,” tulis seorang anggota group WA “MarSimalungun”.


“Rest In Peace. Dihut marpusok ni uhur (turut berdukacita). Telah berpulang ke rumah Bapa . Jordi Purba, Kamis 22 Juli 2021 di RS Murni Teguh Medan. Ketua PB7KS,” tulis Anita Martha Hutagalung dilaman Facebook, Kamis (22/7/2021).

Jordi Purba adalah seorang Tokoh Pemerhati Budaya Simalungun. Tahun 2018 lalu, Jordi Purba membawa Tujuh kerajaan Simalungun berpartisipasi dalam ajang Festival Keraton Nusantara XII di Batu Sangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, 27-30 November 2018.

Kegiatan ini merupakan ajang tahunan yang melibatkan 70 kerajaan se nusantara untuk menampilkan berbagai keragaman adat budaya kerajaan. Berbagai kegiatan dirangkai dalam berbagai sajian menarik sehingga menjadi promosi budaya, seperti seminar budaya, kirab prajurit dan pawai budaya, pameran benda pusaka, pertunjukan tari kerajaan, perjalanan wisata hingga mengunjungi pusat kerajinan.

Kerajaan Simalungun ikut ajang serupa tiga kali berturut yakni FKN XI Cirebon 2017, Festival Keraton dan Masyarakat Adat Asean Sumenep, Madura 2018, hingga FKN XII Batusangkar, Tanah Datar, Sumatera Barat bersamaan dengan event Pesona Minangkabau 28-2 Desember 2018.

Ke-7 Raja Simalungun  yang mengikuti FKN XII tersebut, yakni Raja Raya, Tuan Artalim Saragih Garingging, Raja Siantar Tuan Difi Sangnuan Damanik, SE, Raja Panei Tuan Jaulan Purba Dasuha , Raja  Dolog Silou Tuan Tanjargaim Purba Tambak, Raja Silimahuta Tuan SN Girsang, Raja Tanah Jawa Tuan Kasli Sinaga, Raja Purba Tuan Aminsyah Purba Pakpak.

Jordi Purba sebagai Ketua Panitia Promosi Budaya tujuh Kerajaan Simalungun (PB7KS) sangat peduli dengan Sejarah Raja Simalungun. Bahkan dirinya bersama tim PB7KS berupaya agar Kerajaan Simalungun resmi menjadi anggota FKN, hingga kemudian mendapat kesempatan menjadi tuan rumah festival Keraton Nusantara.

Jordi Purba juga diketahui sebagai Pimpinan PT. Sitapongan Lestari yang berada di Desa Payung Sekaki Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu. Jordi Purba juga pernah menjadi Caleg DPR RI Dapil 3 Sumut dari Partai NasDem pada Pileg 2019 lalu.

Jordi Purba juga aktif sebagai penggiat sosial media yang kerap mengkritik pembangunan di Kabupaten Simalungun. Selamat jalan Pak Jordi Purba, Kami Turut berdukacita. (Asenk Lee Saragih)


Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.