. Demi Keadilan, Ketum HBB Minta Korban Penganiayaan Preman Ibu Litiiwari Gea Jangan Dijadikan Tersangka | BeritaSimalungun
Home » , , » Demi Keadilan, Ketum HBB Minta Korban Penganiayaan Preman Ibu Litiiwari Gea Jangan Dijadikan Tersangka

Demi Keadilan, Ketum HBB Minta Korban Penganiayaan Preman Ibu Litiiwari Gea Jangan Dijadikan Tersangka

Written By Beritasimalungun on Sunday, 10 October 2021 | 16:16

Korban L.W.Gea (kiri) dan Foto Lamsiang Sitompul SH MH (kanan).(Foto: Matra)

Medan, BS
-Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Organisasi Perkumpulan Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul SH MH meminta agar jajaran Polda Sumatera Utara bertindak tegas memberantas premanisme di Kota Medan dan Sumut. Korban premanisme jangan dibuat jadi tersangka karena pelaku membuat laporan yang mengada-ada. Korban penganiayaan bernama Litiiwari Gea oleh preman baru-baru ini di Medan jadi tersangka di Polsek Percut Sei Tuan.

Menurut Lamsiang Sitompul SH MH kepada wartawan Minggu 910/10/2021) mengatakan, dalam mengikuti  proses  hukum yang dijalani korban L.W.Gea dimana tampak di video yang beredar ibu L.Gea sedang dipukuli oleh preman yang terkesan mengamuk kepada si Ibu LG. Namun diketahui ibu pedagang kaki lima ini dijadiikan tersangka.

“Harapan kami dari DPP HBB agar pihak Penyidik Polsek Percut Sei Tuan lebih teliti lagi dalam menetapkan siapa yang sepatutnya  di BAP sebagai tersangka ataupun sebagai korban   sesuai  hukum dan bukti yang sudah ada terviral diberbagai medsos,” ujar Lamsiang Sitompul yang juga berprofesi sebagai advokad tersebut.

Lamsiang Sitompul berharap, pihak Polsek Percut Sei Tuan mampu bertindak adil dan bijaksana  serta obyektif pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP)  kasus yang menimpa pedagang kaki lima inisial LG. “Saya rasa membutuhkan keadilan  dalam implementasi penerapan hukum di Polsek Sei Tuan,” ujar Lamsing Sitompul.

“Terkhusus hal pemberantasan aksi premanisme di Sumut, kami meminta tindakan tegas terukur dari bapak Kapoldasu dan Jajaran Pimpinan Kapolres-Resta dan Restabes agar  mampu memberantas aksi premanisme  khususnya di Kota  Medan dan seluruh wilayah hukum Provinsi Sumut. Agar tidak ada lagi tempat bagi aksi premanisme,” kata Lamsiang Sitompul.

Terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu saat dikomfirnasi wartawan perihal viralnya video aksi pemukulan preman Pasar Gambir berinisial B di Tembung kepada seorang pedagang kaki lima  bernama Litiiwari Gea menjelaskan, pihaknya telah mengirimkan data hal proses rangkaian pelaporan  kasus tersebut. 

Dimana terlihat kedua orang tersebut dalam data yang dikirim Jan Piter bahwa dalam  kasus ini keduanya  sama-sama melapor dan sama-sama menjadi terlapor yang akhirnya diduga keduanya pun diamankan  oleh pihak Polsek Percut Sei Tuan.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi yang didampingi Kapolrestabes Kombes Pol Riko Sunarko, Wadirkrimum AKBP Alamsyah dan Kasat Reskrim Kompol Rafles jumpa pers di halaman Mapolrestabes Medan, Sabtu malam (9/10/2021).(Foto: Matra/Istimewa)

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, merespon cepat Penanganan perkara Liti Wari Iman Gea (37) pedagang Pasar Gambir, Percut Seituan, yang ditetapkan sebagai tersangka setelah dianiaya preman pada 5 September 2021 lalu.

Hal itu disampaikannya melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi yang didampingi Kapolrestabes Kombes Pol Riko Sunarko, Wadirkrimum AKBP Alamsyah dan Kasat Reskrim Kompol Rafles dihalaman Mapolrestabes Medan, Sabtu malam (9/10/2021).

Sebagai bukti ketegasannya dalam memberantas akksi premanisme yang mulai marak saat ini  Kepolisian Daerah (Polda) Sumatara Utara dengan tegas tidak memberikan ruang sedikit pun ruang  bagi oknum-oknum masyarakat yang melakukan aksi premanisme.

 “Negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme, Oknum dan preman – preman kita bersihkan, tangkap dan tuntaskan,” tegas Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Kemudian, Hadi meminta kepada para Kapolres dan Resta juga Restabes  jajaran Polda Sumut untuk merilis setiap hasil penangkapan preman. Hal itu bertujuan untuk memberangus dan membuat efek jera para preman untuk tidak melakukan aksi premanismenya kepada masyarakat.

Dalam hal ini Kombes Hadi mengimbau, kepada masyarakat untuk memanfaatkan hotline layanan 110 ketika mendapatkan aksi premanisme. Menurutnya, layanan itu akan tersedia 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dari kepolisian.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dengan aksi premanisme. Kepolisian kini memiliki aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline 110. Kami akan memberikan bantuan yang maksimal kepada warga Sumut dan menindak aksi premanisme,” kata Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Terkait adanya aksi premanisme di wilkum Polsek Percut Seii Tuan, Juru bicara Polda Sumut ini menambahkan, Polsek Percut Seituan telah menangkap pelaku premanisme bernisial B karena melakukan pemerasan terhadap pedagang di Pajak Gambir, Kecamatan Percut Seituan, beberapa waktu lalu. “Terhadap B sudah ditetap sebagai tersangka dan sudah ditahan,” pungkas Kombes Pol Hadi Wahyudi .

Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, guna meredam polemik yang terjadi ditengah masyarkat akibat penanganan perkara tersebut, maka Kapolda Sumut telah memerintah Dir Reskrimum Polda Sumut dan Kapolrestabes Medan untuk membentuk Tim dan menarik penanganan perkara penganiayaan terhadap korban LG yang dilakukan oleh Pria berinisial BS yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, untuk dilakukan penyidikan oleh Satreskrim Polrestabes Medan.

“Tim saat ini sedang mengejar dua pelaku lainnya yaitu DD, dan FR. Kami menghimbau kepada kedua pelaku tersebut agar segera menyerahkan diri,” himbau Kombes Pol Hadi Wahyudi .

Selain itu, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan Tim akan mendalami kembali kronologis guna memastikan apa latar belakang dan penyebab kejadian penganiayaan tersebut.

“Terhadap laporan balik dari tersangka BS dimana saudari LG telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Penyidik Polsek Percut Seituan, DitReskrimum Polda Sumut akan melakukan gelar perkara dan menarik penanganannya guna mendalami fakta sebenarnya. Dalam kasus ini, Kapolda Sumut sangat prihatin terjadinya penganiayaan terhadap pedagang Pasar Gambir yang ditetapkan sebagai tersangka, Oleh karena itu diminta agar perkara saling lapor antara LG dan BG digelar kembali,” ungkap Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Kombes Pol Hadi Wahyudi menambahkan sekaligus meminta agar masyarakat mempercayakan penanganan dan penyidikan kasus ini kepada Polda Sumut. “Polda Sumut akan bekerja secara profesional dalam menangani perkara saling lapor antara LG pedagang Pasar Gambir dan BG,” katanya. (BS-Asenk Lee Saragih)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.