. Selamat Ulang Tahun Ke 72 Ompung Devi Pandjaitan Br Simatupang (Istri Tercinta Op Luhut Binsar Pandjaitan) | BeritaSimalungun
Home » , » Selamat Ulang Tahun Ke 72 Ompung Devi Pandjaitan Br Simatupang (Istri Tercinta Op Luhut Binsar Pandjaitan)

Selamat Ulang Tahun Ke 72 Ompung Devi Pandjaitan Br Simatupang (Istri Tercinta Op Luhut Binsar Pandjaitan)

Written By Beritasimalungun on Saturday, 16 October 2021 | 07:44

Devi Pandjaitan Br Simatupang .(Istimewa)

Jakarta, BS
- Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan secara khusus menuliskan ucapan ulang tahun kepada istri tercinta Devi Pandjaitan Br Simatupang yang genap berusia 72 tahun Sabti 16 Oktober 2021. Dalam sebuah tulisan Ompung Luhut Binsar Pandjaitan menceritakan sosok Istri tercinta “Yang Takut Akan Tuhan”.

Berikut ini tulisan ucapan ulang tahun dari Ompung Luhut Binsar kepada Ompung Devi Pandjaitan Br Simatupang yang dibagikan di akun Facebook Luhut Binsar Pandjaitan, Sabtu (16/10/2021) pagi.

Menikahi seorang perempuan yang takut akan Tuhan adalah sebuah berkah yang luar biasa. Barangkali itulah yang saya rasakan sejak pertama kali mengucapkan ikrar suci di altar pernikahan hingga hari ini, saat istri saya Devi Pandjaitan Br Simatupang berusia 72 tahun. 

Biasanya setiap hari ulang tahun nya tiba, kami merayakan bersama anak dan cucu di rumah. Namun karena panggilan tugas ke luar negeri, saya hanya mengucapkan selamat ulang tahun saja kepada nya.

Saya selalu merasa beruntung karena bisa memperistri wanita cerdas lagi berkarakter seperti dirinya. Kalau boleh dibilang, dia lah yang banyak memberi saya inspirasi dalam hidup lewat obrolan dan diskusi yang saya sempatkan setiap pagi hanya untuk bertukar pikiran membicarakan banyak hal. 

Karena memang lahir dari keluarga yang punya latar belakang intelektual juga lulusan dari perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, obrolan kami selalu seru dan menarik karena banyak hal baru yang saya pelajari darinya. Seringkali saya diberi masukan seperti misal saat saya tampil di media. Kita diskusi soal itu, tak jarang juga berbeda pendapat, namun tetap “respect” yang kami kedepankan.

Memang dulu ada saatnya saya tidak bisa memberikan waktu untuk keluarga, yakni ketika saya harus terjun di tugas operasi. Di masa-masa seperti itu, saya bersyukur istri saya berhasil memainkan peran sebagai ‘ayah’ sekaligus ‘ibu’. 

Kalau tidak, mungkin anak dan cucu kami tidak akan menjadi baik-baik seperti sekarang ini. Oleh karena itu, saya selalu berterimakasih kepada istri saya yang berhasil memainkan 2 fungsi tadi. Saya tahu, menjadi istri tentara itu memang tidak pernah mudah.

Karenanya setiap kali hari ulang tahun nya tiba, saya selalu teringat pengorbanan nya yang begitu besar. Merelakan cita-cita untuk menjadi profesor di Universitas Indonesia untuk kemudian menjadi istri dan ibu di rumah, adalah sebuah perjuangan tersendiri di mata saya. 

Untuk itu, saya sering bilang kepadanya bahwa kamu tetap profesor buat saya. Saya berani bicara bahwa karena karakter yang selalu bersyukur dan nggak “demanding” dari istri saya inilah, saya bisa berada di posisi saya saat ini.
 
Satu pesan dari Istri saya yang saya selalu ingat sampai sekarang adalah Cita-cita boleh Tuhan letakkan di hati kami berdua, boleh juga dilaksanakan oleh tim yang hebat yang terdiri dari para pimpinan, dosen, dan lainnya. Tapi semua boleh terjadi hanya karena anugerah Tuhan. Maka dari itu tidak boleh ada yang menyombongkan diri.

Seringkali saya membatin dalam hati, mungkin kalau saat ini tidak ada dia di sisi saya, saya tidak mungkin mencapai posisi seperti ini dalam hidup saya. Agaknya saya setuju dengan pepatah yang menyebutkan bahwa “Behind of the successfull man, there is a great women.”

Tahun ini, usia pernikahan kami akan mencapai tahun emas dalam pernikahan. 50 tahun bersama, bukan waktu yang singkat. Kadangkala dalam beratnya beban pekerjaan yang tinggi, masih ada seseorang yang menghibur, mendoakan, dan masih tetap ada di sisi kita adalah sebuah hal yang patut disyukuri. 

Maka dari itu saat ini keinginan saya tidaklah muluk-muluk, hanya ingin mewujudkan harapannya untuk beristirahat dari pekerjaan untuk kemudian membangun cita-cita bersama kami sejak dulu yaitu mengembangkan yayasan DEL, “rumah” bagi “anak-anak” kami di Tanah Toba hingga menjadi yang terbaik di Indonesia. Karena menurut kami, banyak cara untuk mengabdi kepada negeri ini, bukan hanya dengan menjadi Pemimpin saja. Selamat Ulang Tahun Istriku. More than a wife in you, I have found a friend for life. (Asenk Lee Saragih)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.