. Natal: Dari Gentar Jadi Tegar | BeritaSimalungun
Home » , , , » Natal: Dari Gentar Jadi Tegar

Natal: Dari Gentar Jadi Tegar

Written By Beritasimalungun on Friday, 17 December 2021 | 11:48

Pdt Mardison Simanjorang STh M Hum dan Maria Br Simarmata.(IST)

Oleh: Mardison Simanjorang

Kisah Padat Maria Simarmata [Bertarung dengan Leukemia] dan ibunya Br Situmorang, yang merawatnya).

Maria..sini. Kita foto bersama, ucapku ke bocah kecil ini. Namanya Maria br Simarmata. Ibunya boru Situmorang. (Bocah kecil ini tahun depan akan masuk Sekolah Dasar. 7 tahun).

Maria tersenyum malu sambil melangkah menuju ke tempatku berdiri. Aku minta seorang pemuda (ibu Maria juga ikut) memoto kami berdua. Aku memeluknya setelah itu kami foto bersama.

Ketika ia berumur 4 tahun, Maria diketahui mengidap penyakit Leukemia. Saya menjenguk dia di rumah oppungnya dimana mereka tinggal. Bagi keluarganya, ini pukulan yang teramat berat. Hari-hari hidup Maria ada dalam suasana murung dan lemah.

Maria diputuskan untuk menjalani kemoterapi, (anak sekecil itu harus "bertarung" dengan penyakit itu). Entah apa yang berkecamuk dalam hatinya saat itu, mungkin dia belum mengerti akan bahaya penyakinya itu.

Ibu Maria pasrah dan mengikuti saran dokter. Kemo pertama dijalani hingga 17 kali, dengan displin makanan yang sangat ketat. Ibunya Maria sunggih luar biasa, penuh kesabaran dan cinta. Ibu mana atau orang tua mana yang tak teriris hatinya melihat dampak kemoterapi itu pada anak perempuannya yang masih polos itu. (Kemoterapi itupun dilakukan sebanyak 17 kali) .

Setiap kali air matanya jatuh menetes dipipi ketika merawatnya, seketika itu pula ibunya langsung mengusap air matanya agar Maria tidak sampai bertanya: "Kenapa.mama menangis..?

Sepanjang, proses kemo, kondisi Maria "pasang-surut". Namun ibunya Maria tetap dalam kesabaran merawatnya walau perih dirasa. Biaya perobatan tentulah beban yang mengiringi hari-hari hidup ibunya.

Ibunya, adalah seorang yang teguh berharap bahwa putrinya akan sembuh. Dalam doa bersama jelang kemo ditempuh, kepada Maria dan ibunya saya berkata: Yesus adalah Tabib Agung. Doain Maria pak pendeta. Saya menjawab: ya.

Dan setelah lebih kurang tiga tahun, malam ini, Kamis 16 Desember 2021, Maria ikut perayaan natal SM GKPS Bungo. Rambutnya kini telah memanjang. Raut wajah Maria dan ibunya sumringah dalam kegembiraan bersama dengan anak-anak SM lainnya.

Cerita/kisah Natal saya sampaikan sambil saya membagikan hadiah natal. Biarkanlah anak-anak bergemnira dengan berbagai ekspresi yang bebas. Maria ikut liturgi.

Begitu, ibadah selesai saya foto betsama dengan Maria. Dan ibunya sendiri yang menjempret. Semoga Maria makin sehat agar bisa sekolah tahun depan.

Malam ini saya berefleksi dari dua perempuan hebat yang teguh dan berharap kepada kemurahan Tuhan Yesus. Dengan tidak bermaksud mempersamakan mereka dengan Maria "ibu" nya Yesus Maria Simarmata dan ibunya juga tampak dikuatkan oleh KuasaNya: "Dari Gentar jadi Tegar". Selamat Natal Maria...makin sehat ya, begitu juga ibunya. (Penulis Adalah Pendeta GKPS Resort Bungo)
Share this article :

Post a Comment

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.