Jalan Ringroad Nagahuta Diselimuti Debu dan Kerikil, Pengendara Terancam Celaka, Warga Desak Pengaspalan Segera


Pematangsiantar, BS - Kondisi memprihatinkan Jalan Ringroad di Kelurahan Nagahuta, Kecamatan Siantar Marimbun, semakin dikeluhkan warga. Ruas jalan tersebut hingga kini belum diaspal secara layak, sehingga dipenuhi debu tebal dan kerikil tajam yang membahayakan pengguna jalan.

Situasi ini bukan sekadar mengganggu kenyamanan, tetapi telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengendara. Setiap kendaraan yang melintas memicu kepulan debu pekat hingga menyerupai kabut, yang secara drastis menurunkan jarak pandang.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jalan masih didominasi tanah kering dan batu kerikil. Saat arus lalu lintas meningkat, terutama pada akhir pekan, debu beterbangan tanpa kendali dan menutup pandangan pengendara, khususnya pengguna sepeda motor.

“Kalau kendaraan besar lewat, jalan langsung tertutup debu. Jarak pandang bisa tinggal beberapa meter saja,” ujar Hesron, salah seorang pengendara.

Ia juga mengeluhkan debu yang masuk ke dalam helm hingga menyebabkan iritasi mata, bahkan mengganggu pernapasan. Kondisi ini dinilai sangat berisiko jika terus dibiarkan tanpa penanganan.

Keluhan serupa disampaikan Khairul Riski. Ia menegaskan bahwa debu tebal di sepanjang jalan berpotensi memicu gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terutama bagi pengendara yang melintas setiap hari.

Tak hanya debu, kerikil yang berserakan di badan jalan memperparah situasi. Permukaan jalan menjadi licin dan rawan menyebabkan kendaraan tergelincir. Batu-batu kecil yang terlempar juga berpotensi merusak kendaraan serta membahayakan pengguna jalan lainnya.

Warga menilai kondisi ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Jalan tersebut merupakan akses vital yang digunakan setiap hari, namun hingga kini belum mendapatkan penanganan maksimal.

Masyarakat mendesak pemerintah segera melakukan pengaspalan secara menyeluruh, bukan sekadar perbaikan sementara. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan akan terus memicu kecelakaan dan memperburuk dampak kesehatan bagi warga sekitar.

Sebagai langkah darurat, warga meminta adanya penyiraman rutin dan pemadatan jalan untuk menekan debu. Namun, mereka menegaskan bahwa solusi sementara tidak cukup tanpa komitmen nyata untuk memperbaiki infrastruktur secara permanen.(BS-Red)

0 Komentar

 





 


 



https://linktr.ee/asenkleesaragih