DAIRI, BS- Nama IPTU Rotua Hotmauli Sipayung, S.H. belakangan semakin dikenal masyarakat Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara. Sosok polisi wanita (Polwan) yang kini menjabat sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Dairi itu dinilai membawa pendekatan baru yang lebih humanis, edukatif, dan dekat dengan masyarakat.
IPTU Rotua Sipayung resmi mengemban jabatan Kasat Lantas Polres Dairi sejak April 2026 setelah menggantikan AKP Aswin Irwan, S.H. Pergantian jabatan tersebut dilakukan melalui upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan.
Perwira pertama Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Satu (IPTU) dan NRP 82010176 itu bukan sosok baru di lingkungan Polda Sumatera Utara. Sebelum dipercaya memimpin Sat Lantas Polres Dairi, IPTU Rotua telah menempuh berbagai penugasan penting di sejumlah wilayah. Pernah bertugas di Polda Jambi.
Kariernya dimulai sebagai Pama Ditsamapta Polda Sumut sebelum kemudian mendapat promosi sebagai Panit 2 Sinego Subdit Dalmas Ditsamapta Polda Sumut pada tahun 2020. Pengalaman lapangan terus ditempanya ketika dipercaya menjadi Kanit Lantas Polsek Berastagi, wilayah yang dikenal memiliki tingkat mobilitas tinggi sebagai kawasan wisata.
Tak berhenti di situ, IPTU Rotua Sipayung juga pernah menjabat sebagai Kanit Kamsel Polres Tanah Karo. Dalam posisi tersebut, ia aktif membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif ke sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat.
Kini, sebagai Kasat Lantas Polres Dairi, IPTU Rotua Sipayung memfokuskan pelayanannya pada penguatan keselamatan berkendara dan kedisiplinan berlalu lintas di tengah masyarakat.
Salah satu program yang aktif dijalankannya adalah “Police Go To School”, yakni kegiatan edukasi rutin ke sekolah-sekolah seperti SMK Negeri 1 Parbuluan hingga SMA Negeri 1 Sidikalang.
Dalam program tersebut, pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan berkendara, penggunaan helm, kepemilikan SIM dan STNK, serta bahaya aksi ugal-ugalan di jalan raya.
Selain itu, ia juga memperkuat program “Strong Point Pagi” dengan menempatkan personel Sat Lantas di titik rawan kemacetan, persimpangan padat, serta kawasan sekolah untuk membantu penyeberangan masyarakat sekaligus meminimalisir kecelakaan lalu lintas.
Di luar tugas formalnya, IPTU Rotua Sipayung dikenal aktif membangun komunikasi yang hangat dengan masyarakat dan insan pers.
Salah satu momen yang mencuri perhatian publik adalah ketika dirinya duduk santai dan ngopi bersama wartawan di sela pengamanan MTQ ke-51 Kabupaten Dairi di Desa Bintang, Sidikalang.
Pendekatan sederhana itu dinilai menjadi simbol hadirnya wajah Polri yang lebih terbuka, bersahabat, dan membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
Bagi IPTU Rotua Sipayung, lalu lintas bukan hanya soal aturan dan penindakan, melainkan tentang bagaimana menciptakan budaya keselamatan bersama.
Di tengah dinamika jalan raya yang semakin kompleks, kehadiran sosok Polwan humanis seperti IPTU Rotua Hotmauli Sipayung menjadi harapan baru bagi terciptanya pelayanan kepolisian yang lebih dekat, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.(BS-Sumber FB-Dtvnews.com)



0 Komentar